Jelang Iduladha 2024, Pedagang Hewan Kurban di Bantul Mulai Bermunculan
Saat menjelang momen Iduladha 2024, setidaknya ada 160-an hewan kurban kambing yang telah terjual.
Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Menjelang momen Iduladha 2024, pedagang hewan kurban kambing di Kabupaten Bantul, mulai bermunculan.
Seperti halnya yang dilakukan oleh Pemilik Sate Kambing Mutiara Eva, Ardi Karnadi.
Ardi, mengatakan, sudah dua tahun setiap momen Iduladha, pihaknya menjual hewan kurban.
Padahal, sehari-hari, ia menjual kuliner sate kambing dan kerap menerima pesanan untuk acara akikah dan lain sebagainya.
"Saya sengaja menjual hewan kurban kambing saat menjelang Iduladha. Karena, ada kebutuhan masyarakat yang meningkat selama momen itu," tuturnya di tempat usahanya di Jalan Godegan, Padukuhan Brajan, Kalurahan Tamantirto, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, Minggu (12/5/2024).
Hal itupun terbukti dengan adanya hasil penjualan yang tinggi dibandingkan pada Iduladha tahun lalu.
Di mana, saat menjelang momen Iduladha 2024, setidaknya ada 160-an hewan kurban kambing yang telah terjual.
Sedangkan, sepanjang momen Iduladha 2023 lalu, hanya ada sekitar 130-an hewan kurban kambing yang terjual.
"Tapi, memang, tahun ini kami menjual hewan kurban dengan memanfaatkan jasa SPG. Karena, public speaking dan penampilan mereka bagus untuk meningkatkan penjualan," jelas dia.
Adapun suplai hewan kurban kambing tersebut didapatkan dari pasar-pasar hewan.
Namun, pihaknya tidak asal membeli hewan kurban itu untuk kemudian dijual kepada konsumen.
"Kami ingin hewan kurban kambing itu sehat dan layak untuk disembelih saat Iduladha. Jadi, kami tidak asal membeli dan menjual hewan kurban itu. Dan selama dikandang, kami kasih makan dari kulit kedelai, air kedelai, ampas tahu, kangkung kering, polar dan katul," urainya.
Tidak hanya itu saja, menjelang momen Iduladha kali ini, pihaknya membagikan makan sate gratis kepada para pembeli hewan kurban kambing.
Sebab, pihaknya ingin para pembeli hewan kurban kambing itu bisa merasakan masakan dari Kambing Mutiara Eva.
"Untuk harga jual, kami buka dari Rp2 juta sampai Rp7 juta per hewan kurban kambing. Tapi, mayoritas penjualan terlaris itu dari harga Rp2,5 juta sampai Rp3,5 juta per hewan kurban kambing," urainya.
Samsul (40), seorang warga Kabupaten Bantul yang menjadi salah satu pembeli hewan kurban kambing milik Pemilik Sate Kambing Mutiara Eva, mengaku sengaja membeli hewan kurban kambing sejak jauh-jauh hari agar tidak mendapat harga jual tinggi.
"Saya senang bisa membeli kambing di sini (Milik Kambing Mutiara Eva) karena dikasih sate gratis," tutupnya.(*)
| Terseret Arus saat Belajar Surfing di Parangtritis, 1 Tertolong 1 dalam Pencarian, Diduga Tanpa Izin |
|
|---|
| Harga BBM Nonsubsidi Naik, Pengguna Mobil di Bantul Pusing Atur Siasat |
|
|---|
| Sidak TPR Parangtritis, Wabup Bantul Andalkan Kejujuran Wisatawan |
|
|---|
| Genjot Capaian CKG, Dinkes Bantul Dorong Sejumlah Stakeholder Aktif Skrining Kesehatan |
|
|---|
| Atasi Kemiskinan dan Krisis Air Bersih, Pemkab Bantul Usulkan Pembangunan SPAM ke Kementerian PU |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Sejumlah-orang-sedang-membeli-hewan-kurban-di-Kalurahan-Tamantirto.jpg)