Berita Pendidikan Hari Ini

Ratusan Tim Mahasiswa di Indonesia Ikuti OlympiAR Tingkat Nasional 

Ajang ini selalu mengedepankan keberlanjutan dengan mempertahankan tema dalam penelitiannya supaya terbentuk standarisasi dan improvement.

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
Tribunjogja.com/Ahmad Syarifudin
Wakil Presiden PT Agincourt Resources, Ruli Tanio, bersama Corporate Communications Senior Manager, PT AR, Katarina Siburian Hardono dan Ketua Umum Ikatan Ahli Geologi Indonesia, STJ Budi Santoso di acara puncak final OlympiAR yang digelar di Wisma Kagama UGM, Sabtu (4/5/2024). 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pengelola Tambang Emas Martabe PT Agincourt Resources (PT AR) berkolaborasi Masyarakat Geologi Ekonomi Indonesia (MGEI) kembali menyelenggarakan kompetisi geologi ekonomi Olympiad Agincourt Resources (OlympiAR) tahun 2024.

Berbeda di tahun sebelumnya, kompetisi tingkat nasional dengan tema Harmony in the Elements, Navigating Sustainable Mining Practices ini diikuti ratusan tim mahasiswa dari seluruh Indonesia. 

Untuk diketahui, OlympiAR adalah ajang kompetisi bagi mahasiswa sarjana di bidang geologi, ilmu lingkungan, dan disiplin ilmu terkait industri pertambangan se-Indonesia.

Ajang ini merupakan salah satu bentuk kontribusi dari PT AR dalam menjembatani antara dunia industri dengan dunia pendidikan. 

"Latar belakang umum kami menyelenggarakan ini karena ingin mempercepat jembatan antara dunia pendidikan dan dunia kerja. Adapun latar belakang khusus bagaimana PT AR bisa menangkap talent- talent lebih cepat dari pada yang lain. Tapi makin kesini latar belakangnya lebih cenderung ke latarbelakang yang umum. Bagaimana menghubungkan antara dunia pendidikan dan dunia industri. Ini harus ada yang mempelopori," kata Wakil Presiden PT Agincourt Resources, Ruli Tanio, di acara puncak final OlympiAR yang digelar di Wisma Kagama UGM, Sabtu (4/5/2024). 

Ajang OlympiAR ini digelar rutin.

Para mahasiswa dapat memanfaatkan kompetisi bergengsi ini sebagai wadah untuk menggali ilmu, pengalaman maupun ketrampilan.

Ajang ini juga diharapkan bisa membuka perspektif lebih luas tentang dunia pertambangan berkelanjutan. 

Ruli mengatakan, melalui OlympiAR pihaknya ingin melihat ide-ide segar dari para mahasiswa.

Ide yang telah dituangkan dalam penelitian tersebut akan diverifikasi ulang dan jika masuk akal maka akan dipraktekkan dalam perusahaan.

Ajang ini selalu mengedepankan keberlanjutan dengan mempertahankan tema dalam penelitiannya supaya terbentuk standarisasi dan improvement.

Adapun di tahun ini, tema yang diangkat tetap di bidang geologi namun lebih meluas ke pertambangan dan lingkungan. 

"Kami ingin ajang OlympiAR ini menjadi ajang yang ditunggu-tunggu dan memberikan dampak langsung, baik pendidikan maupun karir bagi orang-orang yang terlibat," kata dia. 

Corporate Communications Senior Manager, PT AR, Katarina Siburian Hardono menyampaikan, ajang OlympiAR semakin diminati mahasiswa. Terbukti, jumlah peserta yang mendaftar melonjak dibanding tahun sebelumnya.

Tahun lalu, terdapat 100 pendaftar dan hasil verifikasi babak pertama hanya 76 tim peserta yang lolos.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved