Korea Utara Kembangkan Peluncur Roket Dengan Teknologi Terbaru
Media pemerintah Korea Utara KCNA merilis berita soal pemimpin Korea Utara Kim Jong Un yang menyaksikan ujicoba penembakan beberapa peluncur roket.
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, PYONGYANG - Korea Utara semakin aktif untuk meningkatkan kemampuan militernya.
Pembaruan-pembaruan sistem pertahanan pun terus dilakukan.
Salah satunya pengembangan teknologi peluncur roket.
Media pemerintah Korea Utara KCNA pada Jumat (26/4/2024) kemarin merilis berita soal pemimpin Korea Utara Kim Jong Un yang menyaksikan ujicoba penembakan beberapa peluncur roket.
Dalam pemberitaanya, KCNA menyebut, ujicoba penembakan dengan beberapa peluncur ini merupakan respon atas tuduhan terhadap Korea Utara yang memasok senjata ke Rusia.
Korea Utara sendiri memang terus memperkuat hubungan militer dengan Kremlin.
Pyongyang bulan ini berterima kasih kepada Moskwa atas veto Dewan Keamanan PBB yang menghalangi pembaruan panel ahli PBB yang memantau sanksi senjata internasional terhadap pemerintahan Kim Jong Un.
Para analis mengatakan Korea Utara yang mempunyai senjata nuklir dimungkinkan sedang menguji dan meningkatkan produksi artileri dan rudal jelajah sebelum mengirimnya ke Rusia untuk digunakan di Ukraina.
"Fitur penerbangan, indeks serangan dan konsentrasi dari peluncur roket ganda bercangkang 240 mm, yang dibuat di unit industri pertahanan baru Pyongyang, dievaluasi dengan sangat memuaskan selama pengujian," menurut pejabat Korean Central pada kantor berita KCNA.
Baca juga: Menteri Perdagangan Internasional Korea Utara Kunjungi Iran
Kim menyatakan bahwa pihaknya perlu melaksanakan rencana produksi amunisi tahun ini dengan cara yang kualitatif.
"Peluncur roket dengan teknologi baru akan membawa perubahan strategis dalam memperkuat kekuatan artileri Korea Utara," kata Kim, menurut KCNA.
Awal pekan ini, Pyongyang mengatakan Kim telah mengawasi latihan pemicu nuklir yang pertama di negaranya, yang melibatkan simulasi serangan balik nuklir sebagai peringatan kepada musuh.
Yang Moo-jin, Rektor Universitas Studi Korea Utara di Seoul, mengatakan berdasarkan pengumuman pada hari Jumat, Korea Utara tampaknya telah mencapai beberapa kemajuan dalam mengintegrasikan teknologi panduan untuk serangan presisi yang menargetkan wilayah ibu kota Korea Selatan.
"Seluruh negara ini seperti pameran industri pertahanan rudal," katanya kepada AFP.
Tahun lalu, Korea Utara melakukan sejumlah uji coba rudal yang melanggar sanksi PBB sejak tahun 2006 dan meskipun ada peringatan dari Washington serta Seoul.
| Analisis Prediksi Kim Jong Un Bakal Terus Kembangkan Senjata Nuklir |
|
|---|
| Kim Jong Un Ajak Putrinya Ziarah ke Makam Leluhur |
|
|---|
| Sukses Besar, Kim Jong Un Tersenyum Setelah Ujicoba Rudal Jelajahnya Berhasil |
|
|---|
| Korea Utara Bangun Kapal Selam Bertenaga Nuklir |
|
|---|
| Hacker Korea Utara Bobol Perusahaan Internasional untuk Danai Program Nuklir |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Korea-Utara-Kembangkan-Peluncur-Roket-Dengan-Teknologi-Terbaru.jpg)