Berita Magelang Hari Ini

Kunjungan Wisatawan ke Magelang Saat Lebaran 2024 Lesu, Disparpora Lakukan Evaluasi

Sepanjang libur Lebaran yakni sepanjang 10 hingga 16 April 2024 lalu, total kunjungan wisatawan tercatat ada sekitar 120 ribu wisatawan.

Tayang:
Penulis: Yuwantoro Winduajie | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM/Nanda Sagita Ginting
Ilustrasi suasana kunjungan ke Candi Borobudur 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Kunjungan wisatawan ke Kabupaten Magelang pada momentum Lebaran 2024 mengalami penurunan dibandingkan Lebaran tahun lalu.

Berdasarkan catatan Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Magelang , angka penurunannya hampir menyentuh 50 persen.

"Oleh sebab itu kami akan mengevaluasi terkait bagaimana upaya kita mewujudkan pariwisata yang tangguh dan berkelanjutan," kata Kepala Disparpora Magelang , Mulyanto pada Minggu (21/4/2024).

Dia merinci, sepanjang libur Lebaran yakni sepanjang 10 hingga 16 April 2024 lalu, total kunjungan wisatawan tercatat ada sekitar 120 ribu wisatawan.

Sementara Lebaran tahun lalu, Magelang dikunjungi sekitar 170 ribu wisatawan.

Menurutnya, penurunan disebabkan karena kondisi cuaca di mana Magelang masih memasuki musim hujan saat momentum libur Lebaran .

Padahal sebagian besar destinasi wisata di daerah ini berjenis wisata outdoor atau berada di alam.

"Kebetulan kemarin cuacanya kurang mendukung dan apa yang kita sudah optimalkan ternyata karena ini juga bersinggungan dengan kehendak masyarakat sehingga kita tidak mampu menyesuaikan dengan target," katanya.

Baca juga: Jumlah Kendaraan Pemudik di Magelang Diperkirakan Meningkat 15,4 Persen, Dishub Dirikan Pos Terpadu

Faktor lain adalah masa libur sekolah yang lebih singkat.

Di mana anak sekolah daerah Jawa Tengah hanya merasakan libur selama lima hari, dimulai dari tanggal 8 April sampai 13 April 2024.

"Jadi kalau pas liburan anak sekolah semakin panjang ya ada kemungkinan kenaikan di situ," katanya.

General Manager TWC Unit Borobudur, Jamaludin Mawardi mengungkapkan, Lebaran tahun ini jumlah wisatawan yang berkunjung ke Candi Borobudur masih di bawah target.

Selama masa ramai Lebaran pada 8-15 April, ada 63.427 wisatawan.

Padahal TWC telah menargetkan kunjungan 97.400 wisatawan.

"Padahal kami berharap ada kenaikan 5-6 persen dari realisasi Lebaran tahun lalu," kata dia.

Kendati masih jauh dari target, tapi animo wisatawan untuk naik ke struktur candi terbilang tinggi. 

Karena setiap harinya, kuota 1.200 wisatawan dapat tercapai.

Menurutnya, ada sejumlah faktor yang mempengaruhi turunnya kunjungan ke Candi Borobudur selama masa ramai Lebaran .

Salah satunya karena isu pembatasan kunjungan ke Candi Borobudur masih beredar di masyarakat.

Hal itu membuat calon wisatawan mengurungkan niatnya untuk berkunjung. 

Khususnya ketika tidak mendapatkan tiket naik ke struktur Candi Borobudur

"Sehingga mereka datang, tapi karena tidak mendapatkan kesempatan, akhirnya mereka membatalkan," ujarnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved