11 Atlet Taekwondo DIY Dipanggil PBTI Ikuti Seleknas di Bogor

Sebelas atlet taekwondo asal Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dipanggil oleh Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) untuk mengikuti seleksi nasiona

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Joko Widiyarso
Dok. KONI DIY
Pelepasan atlet taekwondo DIY di kantor KONI DIY sebelum mengikuti seleknas di Bogor, Jawa Barat, Senin (15/4/2024). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sebelas atlet taekwondo asal Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dipanggil oleh Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) untuk mengikuti seleksi nasional (seleknas) di Bogor, Jawa Barat.

Nantinya, atlet yang terpilih pada seleknas ini akan mewakili Indonesia berkompetisi di sejumlah turnamen internasional.

PBTI sendiri akan menggelar seleknas di GOR PMPP Hambalang, Bogor mulai 16-22 April 2024.

Sekretaris Pengurus Daerah Taekwondo Indonesia (Pengda TI) DIY, Wesley Tauntu, menyampaikan, awalnya ada sembilan atlet yang dipanggil untuk ikut seleknas di Bogor tersebut.

"Namun kemudian ada dua tambahan dan totalnya ada sebelas atlet yang dipanggil. Tetapi ada satu atlet yang sedang ujian kelas tiga," ujarnya, Selasa (16/4/2024).

Dia bilang, sebelas atlet Pengda TI DIY yang dipanggil seleknas ini masuk dalam kriteria yang ditentukan oleh PBTI sendiri seperti hasil babak kualifikasi PON 2023.

"Peraih juara Pomnas, Popnas, Kejurnas dan hasil pendataan talent scouting PBTI dan Atlet BK Olimpiade," ucapnya.

Ia merinci, sebelas atlet DIY yang dipanggil seleknas adalah Syahdani Ade Putra, Rizky Ade Rifai, Nur Kania, Lana Anindya, Nadwa Gaitsa, Kavka Zhafif.

Kemudian, Evriko Andrea, Marcellina Jessica, Bagus Aditya, Rayinda Syah dan Gigih Adhiyodha.

Sementara itu, Ketua Umum KONI DIY, Djoko Pekik Irianto, menyampaikan, berharap sebelas atlet TI DIY yang ikut seleknas itu dapat memanfaatkan momen itu untuk menambah pengalaman di level nasional.

"Kami berharap dengan dipanggilnya sebelas atlet untuk ikut seleknas ini, dapat menambah pengalaman para atlet," ucapnya.

Tak hanya itu, Djoko berharap atlet-atlet tersebut dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk menjadi ajang mempersiapkan diri jelang Pekan Olahraga Indonesia (PON) XXI Aceh-Sumut 2024.

"Atlet DIY yang ikut seleknas juga merupakan atlet Puslatda (Pusat Pelatihan Daerah) PON. Semoga bisa memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengukur hasil Puslatda yang mulai beberapa bulan lalu," sambungnya. 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved