Lebaran 2024

Dishub Sleman Perkirakan Pergerakan Wisatawan Terjadi pada H+1 Lebaran

Dinas Perhubungan Sleman melakukan sejumlah antisipasi di jalur menuju objek wisata

TRIBUNJOGJA.COM / Neti Istimewa Rukmana
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman, Arip Pramana. 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Dinas Perhubungan Sleman melakukan sejumlah antisipasi di jalur menuju objek wisata.

Kepala Dinas Perhubungan Sleman, Arip Pramana mengatakan pada H+1 Idulfitri pergerakan masyarakat hampir bersamaan. Ada yang bersilaturahmi, namun ada pula yang berkunjung ke objek wisata.

“Kalau psikologi orang bepergian dari jarak jauh, kemudian sekarang pulang, pasti dia nggak mau ke mana-mana. Baru nanti H+1 itu prediksi saja, orang kan bergeraknya hampir bareng. Ada yang silaturahmi, yang lain kepengen ke objek wisata,” katanya, Kamis (11/04/2024).

“Oleh karena itu, titik beratnya di H+1, H+2, dan H+3, ini tantangan dalam rekayasa lalu lintas. Utamanya di tempat-tempat objek wisata,” sambungnya.

Salah satu objek wisata yang dimungkinkan ramai pengunjung adalah Tebing Breksi. Pihaknya sudah bekerja sama dengan kelompok sadar wisata (pokdarwis), agar lalu lintas disesuaikan dengan ketersediaan ruang parkir.

“Kalau parkir di objek wisata sudah penuh, maka lalu lintasnya jangan dilepas untuk masuk ke sana. Ditahan di sepanjang jalur Prambanan-Piyungan,” lanjutnya.

Pihaknya juga berkoordinasi dengan Satlantas Sleman, terutama untuk rekayasa lalu lintas di Sleman utara. Jika arus lalu lintas terlalu padat, maka akan diberlakukan one way dari pintu gerbang ke arah utara, dan jalan di sebelah barat.

Sebelumnya, Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa mengungkapkan Sleman merupakan wilayah yang lebih banyak untuk transit. Sehingga kegiatan wisata di Sleman selama libur lebaran akan menggeliat.

“Sleman ini kan sebenarnya wilayah yang lebih banyak untuk transit, long stay. Pastinya setelah lebaran ini, tingkat hunian akan meningkat karena lebih banyak wisatawan ingin tinggal di sini menikmati liburan. Karena kita tahu, Sleman banyak tempat wisata, kuliner yang memang ini menjadi pilihan bagi masyarakat luar,” ungkapnya. 


 

Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved