Lebaran 2024

Disdagin Kulon Progo Jamin Stok Bahan Pokok Aman Selama Idulfitri 2024

Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kulon Progo memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman selama libur Idulfitri.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUN JOGJA/Alexander Ermando
Aktivitas di salah satu kios beras yang ada di Pasar Wates, Kulon Progo, belum lama ini. Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kulon Progo mengeklaim ketersediaan bahan pokok aman selama libur Idulfitri. 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kulon Progo memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman selama libur Idulfitri. Pemantauan terhadap harganya pun turut dilakukan.

Kepala Disdagin Kulon Progo, Sudarna mengatakan salah satu bahan pokok yang jadi perhatian adalah beras.

"Kami sudah melakukan perhitungan antara ketersediaan dan kebutuhan masyarakat selama Idulfitri," katanya pada Kamis (11/04/2024).

Sudarna mengatakan stok beras untuk awal Maret sampai akhir Mei 2024 mencapai 22.245,34 ton. Sedangkan kebutuhan di masyarakat hanya sekitar 12.078,21 ton.

Kondisi ini menyebabkan stok beras mengalami sisa alias surplus sekitar 10.167,13 ton. Adapun sisanya ini diklaim masih mencukupi setidaknya 2 bulan setelah akhir Mei.

"Berdasarkan pantauan, harga beras juga menunjukkan tren penurunan setelah sempat naik beberapa waktu lalu," ujar Sudarna.

Ketersediaan juga dipastikan aman untuk komoditas lainnya seperti daging ayam, telur, dan sebagainya. Ia menyebut seluruh komoditas dalam kondisi surplus sehingga tetap mencukupi hingga libur Idulfitri usai.

Sudarna mengatakan pihaknya berupaya agar harga-harga bahan pokok tetap terjaga selama Idulfitri. Antara lain dengan menggelar Operasi Pasar (OP) ke seluruh kapanewon.

"OP kami gelar jelang Idulfitri, terakhir di Kapanewon Girimulyo pada 4 April lalu," jelasnya.

Menurut situs Sikepoku Disdagin Kulon Progo yang memonitor harga bahan pokok, harganya cenderung stabil menjelang libur Idulfitri. Kenaikan harga pun tidak terlalu signifikan.

Tri Suratmi, pedagang daging ayam di Pasar Sentolo mengatakan kenaikan harga mendekati Idulfitri menjadi hal yang lumrah. Kenaikannya pun disebut masih dalam batas wajar.

"Naiknya harga ini lebih karena permintaan masyarakat juga tinggi saat menjelang Idulfitri," kata Tri belum lama ini.
 

Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved