Berita Magelang Hari Ini

Program 'Mipik' Lazisnu Payaman, Ajak Puluhan Anak Yatim Belanja Baju Lebaran

Sebanyak 23 anak diberi nilai maksimal Rp 500 ribu masing-masing untuk berbelanja kebutuhan baju Lebaran san perlengkapan sekolah.

Penulis: Yuwantoro Winduajie | Editor: Gaya Lufityanti
istimewa
Puluhan anak yatim mengikuti 'mipik' atau belanja baju Lebaran di Trio Plaza Magelang pada Minggu (31/3/2024). 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Puluhan anak yatim mengikuti 'mipik' atau belanja baju Lebaran di Trio Plaza Magelang .

Seluruh peserta mipik yang berjumlah 23 anak tampak antusias saat berbelanja kebutuhan untuk Lebaran.

Acara bertajuk ‘Mipik Bareng Anak Yatim Belanja Baju Lebaran’ diinisiasi Lazisnu Ranting Payaman, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang .

 Adapun masing-masing anak yatim berbelanja dengan nilai maksimal sebesar Rp 500 ribu.
 
Bukan hanya baju untuk Lebaran, namun ada juga yang membeli perlengkapan sekolah.

Para anak yatim ini berasal dari Desa Payaman, Kecamatan Secang.

“Saya senang banget. Tadi beli baju, sepatu sama keperluan Lebaran dan alat tulis,” kata Sekar Kinanti Ambar Wangi (11), salah satu anak yatim kepada wartawan di sela-sela belanja, Minggu (31/3/2024).

Hal senada disampaikan peserta lainnya, Safik.

Ia berbelanja baju, sepatu, buku dan tas sekolah.

Orangtua dari Ali S, Fasihah (45) mengaku senang dengan adanya program tersebut.

Baca juga: Kemenag Magelang Godok Rencana Pembentukan Madrasah Moderasi

Dia menilai program yang diselenggarakan bagus dan sangat membantu.

 “Alhamdulillah, senang banget ada program seperti ini. Mungkin untuk tahun depan dilangsungkan sore hari karena anak-anak (siang hari) kepanasan,” kata Fahihah yang suaminya meninggal dunia 10 bulan lalu.

Ungkapan senada disampaikan Isroiah (51).

Program ini diharapkan dapat membahagiakan anak yatim.

“Alhamdulillah bisa membahagiakan anak yatim. Mudah-mudahan jadi berkah buat semua dan bisa menjadi amal,” katanya yang mengantarkan cucunya, Bunga Nur Bilqis.

Sementara, Ketua  Lazisnu Ranting Payaman, Turaikhan mengatakan, dalam pentasyarufan uang koin dari Laziznu Payaman di bulan Ramadan berbagi kebahagiaan bersama-sama. 

Biasanya pentasyarufan dilangsungkan pada bulan Muharam, namun ini dilangsungkan saat Ramadan.

“Ini merupakan kegiatan yang kedua, semoga nanti bisa diikuti dengan mipik bareng jilid 3 dan berikutnya. Tujuan kita untuk membahagiakan anak-anak yatim. Bahwa biasanya kalau anak yatim identik dengan Muharam, tapi kita pingin bahwa mereka termasuk lazisnu adalah wakil di dalamnya sebagai bapak dari anak-anak yatim,” katanya.

 “Ada 23 anak. Belanjanya kita batasi Rp 500 ribu untuk barang terserah dari apa yang mereka butuhkan untuk kebutuhan Lebaran. Mereka memiliki pendamping. Untuk kedepan seperti yang diusulkan kita bisa buka bersama dan dilanjutkan dengan tarawih bersama,” ujarnya.

Turaikhan menambahkan, untuk tiap bulannya para anak yatim ini mendapatkan santunan sebesar Rp 100 ribu.

“Jadi Rp 100 ribu, kita santunan tiap bulan,” pungkasnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved