Mudik Lebaran 2024
Jelang Arus Mudik Lebaran 2024, Pemkab Sleman Mulai Petakan Jalur Rawan Kecelakaan
Pemkab Sleman mulai petakan jalur rawan kecelakaan jelang masa mudik Lebaran 2024
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pemerintah memperkirakan ada 11,7 juta pemudik yang diprediksi masuk ke Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) selama momen mudik lebaran 1445 Hijriyah atau tahun 2024.
Di mana, 4 juta di antaranya diprediksi masuk ke Kabupaten Sleman.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman melalui Dinas Perhubungan, melakukan serangkaian antisipasi, termasuk mengingatkan adanya jalur rawan kecelakaan yang dinilai membahayakan bagi pemudik.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman, Arip Pramana, mengatakan jalur rawan kecelakaan atau berbahaya bagi pemudik yang baru masuk di wilayah Yogyakarta terdapat di Sleman bagian atas, yaitu wilayah Prambanan.
Tepatnya, di jalur Breksi dan jalur Pereng.
"Karena ketinggiannya hampir 30 derajat. Sedangkan kendaraan rata-rata di desain untuk 25 derajat," kata Arip, Kamis (28/3/2024).
Jalur tersebut dinilai rawan menyebabkan kecelakaan, apalagi bagi pemudik yang baru ke Yogyakarta dengan mengandalkan aplikasi penunjuk arah.
Sebagai langkah antisipasi, pemerintah memasang rambu tanda bahaya.
Kendaraan yang melintas, baik dari jalur atas maupun dari jalur bawah diimbau untuk berpindah ke persneling atau gigi paling rendah.
Jalur tersebut juga dilakukan pembatasan. Armada Bus yang dari arah Pereng tidak boleh naik.
Selain Prambanan atas, jalur rawan berikutnya, ada di seputar Sleman Utara tepatnya di jembatan besi Kali Boyong.
Sebab, kontruksinya sudah tidak memungkinkan untuk dilewati kendaraan berat.
"Itu nanti akan kami tutup atau kami kasih rambu, kendaraan tidak boleh lewat ke sana. Karena pernah ada bus 3/4 masuk ke sana, karena mungkin menggunakan aplikasi penunjuk arah," ujar dia.
Sementara itu, Wakasat Lantas Polresta Sleman, AKP Arfita Dewi, mengatakan berdasarkan hasil pemetaan yang dilakukan, terdapat titik rawan kecelakaan di jalur utama di wilayah Kabupaten Sleman yang perlu diwaspadai pemudik.
Jika sebelumnya, jalur rawan kecelakaan berada di Jalan Siliwangi kini sudah bergeser di jalan Kaliurang.
Tepatnya di jalan Kaliurang kilometer 4 hingga kilometer 17.
"Selain itu, rawan kecelakaan juga ada di jalan Solo di jalur Prambanan - Kalasan," katanya. (*)
Daop 6 Yogyakarta Amankan Barang-barang Tertinggal selama Mudik Senilai Rp126 Juta |
![]() |
---|
Sebanyak 58 Ribu Mobil Lewat di Jalan Tol Jogja-Solo Selama 5-11 April 2024 |
![]() |
---|
Kadishub Kulon Progo Sebut Jalur Wisata di Perbukitan Menoreh Aman Dilewati Kendaraan |
![]() |
---|
Kondisi Lalu Lintas di Perbatasan Tempel Sleman Ramai Lancar, Polisi Lakukan Pengaturan Manual |
![]() |
---|
Arus Penumpang di YIA Kulon Progo Diprediksi Mulai Meningkat di H+3 Lebaran |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.