Serie A
INTER MILAN: Inilah Mimpi Terakhir Beppe Marotta Sebelum Mundur
CEO Inter Milan Beppe Marotta akan mengundurkan diri dari Nerazzurri pada akhir musim 2026-2027 ketika kontraknya berakhir
Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
Marco Bertorello / AFP
CEO Inter Milan, Giuseppe Marotta di Liga Champions Inter Milan vs Slavia Prague pada 17 September 2019 di stadion San Siro di Milan.
Artinya, mantan eksekutif Juventus dan Sampdoria itu harus berada di Inter selama tiga tahun lagi.
Marotta masih akan mendalangi beberapa jendela transfer lagi.
Tapi kemudian eksekutif veteran itu akan segera berangkat.
Marotta telah memenangkan sembilan gelar Serie A dalam karirnya, yakni delapan bersama Juventus, satu bersama Inter Milan.
Dan, jika tidak terjadi keruntuhan bersejarah di akhir musim, Nerazzurri seharusnya masuk dalam daftar sepuluh besar eksekutif veteran tersebut.
Sementara itu, Marotta juga sudah dua kali membawa Bianconeri ke final Liga Champions, dan Inter Milan satu kali.
Jadi sang CEO mungkin akan menatap satu final lagi untuk mengakhiri karir gemilangnya dalam sepak bola.
Berita Terkait: #Serie A
| Prediksi Line-up AC Milan vs Napoli, Duet Fullkrug-Nkunku Gantikan Pulisic-Leao |
|
|---|
| Hasil Inter Milan 5-2 Roma: Malam Emosional untuk Dua Pemain Italia yang Trauma |
|
|---|
| Mewahnya Pemain Cadangan AC Milan |
|
|---|
| Sikap AC Milan Setelah Max Allegri Diincar Real Madrid dan Timnas Italia |
|
|---|
| AC Milan: Selamat Datang, Andrej Kostic! |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/CEO-Inter-Milan-Giuseppe-Marotta-di-Liga-Champions-Inter-Milan-vs-Slavia-Prague-di-San-Siro.jpg)