Waspada, BMKG Prediksi Sejumlah Wilayah Dilanda Cuaca Ekstem Saat Momen Arus Mudik Lebaran Nanti

Jika kalian mempunyai rencana untuk mudik pada Lebaran nanti, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan.

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem 13 Februari 2024. 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Lebaran tinggal sebentar lagi. Bagi warga perantauan, tentunya momen Lebaran selalu identik dengan kegiatan mudik ke kampung halaman untuk merayakan Idul Fitri bersama keluarga besar.

Jika kalian mempunyai rencana untuk mudik pada Lebaran nanti, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan.

Sebab, berdasarkan ramalan cuaca yang dirilis oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), pada arus mudik Lebaran 2024 nanti, tepatnya pada periode 5-11 April 2024, sejumlah wilayah berpotensi terjadi cuaca ekstrem.

Dikutip dari Kompas.com, Deputi BMKG Guswanto menyatakan cuaca ekstrem berpotensi terjadi pada saat arus mudik lebaran mendatang.

"Untuk cuaca ekstrem kita prediksi tanggal 5 sampai 11 (April) itu masih hujan sedang hingga lebat ya," kata Deputi BMKG Guswanto di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Senin (18/3/2024).

Guswanto menuturkan, intensitas hujan diprediksi akan mulai berkurang menjadi hujan ringan setelah 12 April 2024.

Demi mengantisipasi bencana akibat curah hujan tersebut, BMKG membuka opsi untuk melakukan modifikasi cuaca.

Baca juga: 5 Kecamatan di Purworejo Mulai Panen Padi Musim Tanam Pertama

Menurut Guswanto, modifikasi cuaca saat ini sudah dilakukan demi mengurangi curah hujan di wilayah Jawa Tengah yang menyebabkan banjir di sejumlah daerah.

"Kita siagakan (modifikasi cuaca) saat ini selesai dulu sampai tanggal 18, ya nanti kita mulai lagi," ujar Guswanto.

Menko PMK Muhadjir Effendy mengatakan, pemerintah juga sudah memetakan daerah-daerah yang rawan bencana, baik itu daerah tujuan mudik maupun destinasi wisata.

"Mana yang rawan longsor, mana yang tikungan tajam yang berbahaya, itu sudah kita lakukan termasuk data kecelakaan tahun lalu dan tahun sebelumnya," kata Muhadjir. 

Ia menyebutkan, data-data tersebut menjadi dasar bagi pemerintah untuk mencegah dan menangani kemungkinan terjadinya bencana maupun kecelakaan pada masa mudik Lebaran nanti.

Pemerintah memprediksi, puncak marus mudik Lebaran tahun ini jatuh pada 5-7 April 2024, sedangkan arus balik pada 14-15 April 2024.

Jumlah pemudik tahun ini diperkirakan mencapai 193,6 juta orang atau meningkat sekitar 60 persen dibandingkan mudik tahun lalu.(*)

 

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved