Berita Jogja Hari Ini
Pedagang Pasar Sentul Berharap Bisa Tempati Bangunan Baru Sebelum Ramadan
Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta merencanakan pemindahan pedagang dari selter sementara menuju bangunan anyar per akhir Februari atau awal Maret 2024
Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM - Para pedagang Pasar Sentul berharap bisa berjualan di bangunan anyar pada bulan Ramadan, atau awal Maret mendatang.
Sebagai informasi, revitalisasi Pasar Sentul yang bergulir sejak Mei 2023 silam sejatinya sudah rampung dan siap menggelar kembali aktivitas jual beli.
Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta pun telah merencanakan pemindahan pedagang dari selter sementara menuju bangunan anyar per akhir Februari atau awal Maret 2024.
Seorang pedagang ayam potong di Pasar Sentul , Sukinem, mengatakan, operasional pasar di bulan Ramadan diyakini mampu mengundang animo publik.
"Biasanya pas puasa permintaan daging ayam naik, terutama jelang lebaran. Apalagi, ini bangunan baru, pasti orang-orang tertarik dan penasaran untuk melihat Pasar Sentul setelah revitalisasi," katanya, Jumat (23/2/2024).
Sukinem pun berharap dengan bangunan baru yang sudah ditata sedemikian rupa tersebut, bisa berdampak positif terhadap penjualnnya sehari-hari.
Selaras hasil pembagian, pihaknya nanti akan berjualan di lantai dua bersama pedagang lainnya, seperti daging sapi, kambing, ayam, bebek, ikan, serta sembako.
Baca juga: Pasar Sentul Rampung Direvitalisasi dengan Danais, Beroperasi Sebelum Ramadan
"Semoga nyaman dan bisa betah, lebih mendatangkan rejeki bagi pedagang. Jadi berkah untuk kita semua, bangunan baru rezeki juga baru," katanya.
Sementara Purwanto, pedagang sembako di Pasar Sentul , mengaku bisa bernafas lega karena tidak lama lagi bakal dipindahkan menuju bangunan baru.
Ia pun sangat antusias untuk berjualan di Pasar Sentul , dengan kondisi pasar yang lebih rapi, bersih, serta lebih modern dibandingkan sebelumnya.
"Alhamdulilah sebentar lagi bisa merasakan bangunan anyar. Jadi, kami tidak lama lagi mulai berjualan di pasar yang baru," terangnya.
"Kemarin sudah lihat ke sana. Pasar yang sekarang bangunannya bagus, semoga diimbangi fasilitas yang bagus juga," tambah Purwanto.
Terpisah, Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Yogyakarta , Veronica Ambar Ismuwardani, menandaskan, untuk penataan pedagang di Pasar Sentul , nantinya akan dibagi tiga.
Lantai satu untuk pedagang yang berjualan hasil bumi, seperti sayuran, buah, tahu, tempe, serta makanan olahan dan jajanan kering.
"Sedangkan lantai dua untuk pedagang sembako, kelontong, plastik, kerajinan, lalu ada daging ayam, sapi, ikan, kambing. Nah, lantai tiga, rooftop, jadi zona kuliner," ucapnya. ( Tribunjogja.com )
| Tanggapan Warga Soal Wacana Pembatasan Kendaraan Bermotor di Jeron Beteng Keraton Yogyakarta |
|
|---|
| Hadapi Puncak Musim Penghujan, BPBD Kota Yogyakarta Pantau Sungai 24 Jam |
|
|---|
| Tepati Janji! Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo Copot Seluruh Baliho Bermuatan Wajahnya |
|
|---|
| Mengapa Jembatan Pandansimo Berubah Nama Jadi Jembatan Kabanaran? Ini Sejarahnya |
|
|---|
| Operasi Zebra di Yogyakarta Mulai 17-30 November 2025, Pastikan Tidak Langgar 8 Hal Ini |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Pedagang-Pasar-Sentul-Berharap-Bisa-Tempati-Bangunan-Baru-Sebelum-Ramadan.jpg)