Cerita Ajeng Elsantika Berjuang Menjadi Masinis Wanita di KAI
Gadis berusia 22 tahun ini kini masih merintis karir sebagai masinis di PT KAI Daop 6 Yogyakarta.
Penulis: Miftahul Huda | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pekerjaan masinis umumnya dilakukan oleh kalangan laki-laki. Namun anggapan itu tak berlaku bagi dara cantik bernama Ajeng Elsantika Purnawati.
Melalui dirinya, keterwakilan perempuan untuk terlibat pada bidang pekerjaan yang membutuhkan ketelatenan, fokus tinggi dan risiko besar kini mulai terlihat.
Gadis berusia 22 tahun ini kini masih merintis karir sebagai masinis di PT KAI Daop 6 Yogyakarta.
Ia mendaftar sebagai masinis pada September 2021 sebagai masinis wanita.
Rasa penasarannya terhadap pekerjaan masinis membuat tekadnya saat itu berapi-api.
Apalagi ia menganggap perempuan yang menjadi masinis sangatlah jarang ditemui.
"Saya lulus SLTA langsung daftar di KAI pada 2021. Di situ tertera lulusan SLTA masinis wanita. Saya pikir belum ada masinis wanita," katanya, saat memulai wawancara, di Stasiun Lempuyangan, Yogyakarta, Senin (19/2/2024).
Serangkaian tahapan tes dan persyaratan seleksi dilalui oleh Ajeng, meliputi tes administrasi, tes kesehatan, psikologi, wawancara hingga tes akhir kesehatan sudah dilalui.
Ia pun dinyatakan lolos seleksi dan mendantangani kontrak kerja sebagai pegawai PT KAI bertugas sebagai masinis.
"Saya tanda tangan kontrak dulu di Daop Surabaya, tapi keterimanya di Daop 6 Yogyakarta. Diterima Februari 2022" ujarnya.
Tentu saja Ajeng musti harus menjalani pelatihan khusus dan pengenalan dengan bidang kerjanya tersebut.
Tak lama setelah penandatanganan kontrak kerja, Ajeng kemudian bergabung bersama para masinis yang ada di Daop 6 Yogyakarta untuk menjalani rangkaian orientasi kerja.
"Ada pendidikan mental di Bandung itu 10 hari. Setelah itu calon masinis itu ada pendidikan O.62. Itu pendidikan masinis terorinya 3 bulan di balai Pelatihan Teknik Traksi Darman Prasetyo, di Jogja," terang dia.
Baca juga: Tiket Kereta Api untuk Angkutan Lebaran 2024 Sudah Dapat Dibeli, Ini Penjelasan KAI Daop 6 Yogya
Setelah itu Ajeng bersama calom masinis diterjunkan sesuai penempatan masing-masing.
Saat itu gadis asal Lamongan, Jawa Timur itu ditempatkan di Depo Lokomotif Solo, Balapan.
| Pemkab Kulon Progo Target Selesaikan Seluruh Syarat Penambahan Pintu Stasiun KA Wates Tahun Ini |
|
|---|
| KAI Operasikan Kereta Ekonomi Kerakyatan yang Ergonomis untuk Lebaran 2026 |
|
|---|
| Menteri Perhubungan Kunjungi Stasiun Yogyakarta, Pastikan Pelayanan KAI Berjalan Optimal |
|
|---|
| KAI Operasikan 7.982 Kereta untuk Angkutan Nataru 2025/2026, Meningkat 8,6 Persen dari Tahun Lalu |
|
|---|
| Wajib Dahulukan Perjalanan Kereta Api, KAI Properti Sosialisasikan Aturan Jelang Angkutan Nataru |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Cerita-Ajeng-Elsantika-Berjuang-Menjadi-Masinis-Wanita-di-KAI.jpg)