Okupansi Hotel di DIY Capai 75 Persen Saat Libur Isra Miraj hingga Imlek
Menurut data Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY, okupansi selama libur panjang kemarin mencapai 75 persen.
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Okupansi hotel di DIY melonjak selama libur panjang Isra Miraj hingga Imlek.
Menurut data Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY, okupansi selama libur panjang kemarin mencapai 75 persen.
Ketua PHRI DIY, Deddy Pranowo Eryono mengatakan capaian okupansi tersebut sedikit lebih rendah dari yang ditargetkan.
Pasalnya PHRI DIY menargetkan okupansi selama libur Israj hingga Imlek bisa mencapai 80 persen.
"Sedikit lebih rendah dari target kami. Rata-rata okupansi 75 persen, tetapi di Kota Yogyakarta ada juga yang bisa mencapai 90 persen, terutama pas tanggal 9 Februari, saat cuti bersama," katanya, Senin (12/02/2024).
Meski sedikit lebih rendah, namun ia tetap bersyukur. Sebab capaian okupansi ini lebih tinggi dibanding Februari 2023 lalu yang hanya 65 persen.
Menurut dia, kondisi situasi politik secara umum di Indonesia, maupun di DIY sedikit banyak mempengaruhi industri perhotelan.
Baca juga: Ribuan Wisatawan Kunjungi Tempat Wisata di Sleman Selama Libur Imlek dan Isra Miraj
Apalagi belakangan ini di DIY cukup banyak kegiatan yang mengundang massa, sehingga wisatawan berpikir dua kali untuk datang.
"Seperti hari ini, ada selebaran dari Kapanewon Depok (terkait demontrasi Gejayan Memanggil Lagi). Sudah menyebar kemana-mana. Hal seperti ini sangat mempengaruhi industri perhotelan," terangnya.
Deddy melanjutkan reservasi hotel mulai turun drastis. Ia mencatat reservasi pada 12-17 Februari 2024 hanya sekitar 10-20 persen saja. Selain karena Pemilu, situasi politik yang belakangan memanas juga mempengaruhi.
Tidak sedikit pula wisatawan yang akhirnya memilih untuk mengalihkan tanggal pemesan. Lebih dari 25 persen pesanan dialihkan ke awal Maret, sambil melihat perkembangan politik ke depan.
Itu pula yang membuat hotel-hotel di DIY membuat promo spesial untuk tanggal 14-15 Februari 2024.
"Ada hotel yang memberikan diskon 20 persen, 30 persen. Kenapa? Ya untuk mendongkrak okupansi. Karena reservasi turun drastis, pada periode 12-17 Februari itu cuma 10-20 persen. Yang menggeser tanggal juga banyak, lebih dari 25 persen. Yang reservasi juga masih pikir-pikir, karena belum dibayar. Baru booking kamar, tapi belum sampai pembayaran," imbuhnya. (maw)
| DIY Bersiap Sambut Momen Libur Sekolah 2026, Okupansi Hotel Ditargetkan Tembus 85 Persen |
|
|---|
| Tak Ada Peningkatan Volume Sampah di Pantai Parangtritis Selama Momen Libur Panjang |
|
|---|
| Waisak 2570 BE Bawa Berkah Ekonomi, Hotel dan Homestay di Borobudur Ludes Terisi |
|
|---|
| Libur Iduladha, Okupansi Hotel di Bumi Projotamansari Bertahan di Angka 50 Persen |
|
|---|
| Tujuh Hotel di DIY Jadi Sasaran Penipuan, Nomor Telepon Diubah hingga Munculnya Akun Palsu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Warga-Pergoki-Hotel-Buang-Sampah-di-Jalanan-Ini-Tanggapan-PHRI-DIY.jpg)