Berita Kriminal

Diduga Hendak Tawuran, Dua Remaja di Bantul Diamankan Warga dan Diserahkan ke Polisi

Dua remaja yang diamankan di Kapanewon Kretek, Kabupaten Bantul, Minggu (11/2/2024) tersebut, kemudian diserahkan kepada jajaran Polsek Kretek. 

TRIBUNJOGJA.COM/ Dok. Polres Bantul
Dua remaja di Bantul diamankan warga dan diserahkan ke polisi usai diduga hendak tawuran, Minggu (11/2/2024). 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Sejumlah warga Bantul mengamankan dua remaja yang diduga hendak melakukan tawuran.

Dua remaja yang diamankan di Kapanewon Kretek, Kabupaten Bantul, Minggu (11/2/2024) tersebut, kemudian diserahkan kepada jajaran Polsek Kretek

Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana, mengungkapkan, dua remaja laki-laki berinisial MR (17) dan IRMSP (20).

Dua remaja itu berasal dari Kapanewon Bantul, Kabupaten Bantul.

"Dua remaja itu terpisah dari rombongannya dan diduga akan melakukan tawuran," beber Jeffry kepada awak media, Senin (12/2/2024).

Awalnya, kata Jeffry, sekira pukul 00.45 WIB, mereka akan mengisi bensin di pom bensin Palbapang.

Saat berada di pom bensin Palbapang, dua remaja itu tidak sengaja bertemu temannya yang berinisial G. 

G kemudian mengajak jalan-jalan dua remaja itu ke JJLS dengan rombongan berjumlah delapan orang dengan empat sepeda motor. 

Sesampainya di sebelah selatan suatu sekolahan, mereka berpapasan dengan rombongan lain dan dari kelompoknya ada yang melempar diduga dengan botol kaca.

Kemudian rombongan pengendara lain tersebut berbalik arah dan mengejar rombongan/kelompok dua remaja itu, sehingga terjadi kejar-kejaran ke arah selatan sampai dengan JJLS.

"Namun, saat sampai JJLS, dua remaja (MR dan IRMSP) terpisah dengan rombongannya. Lalu, sesampai di sebelah barat Jembatan II Kretek, remaja tersebut diamankan warga karena mengendarai sepeda motor terlalu
kencang," beber Jeffry. 

Sekira pukul 01.50 WIB, piket Polsek Kretek mendapat laporan dari warga setempat tentang telah pengamanan dua remaja yang terpisah dari rombongan dan diduga akan melakukan tawuran tersebut. 

Lalu, remaja itu dibawa ke Polsek Kretek untuk dimintai keterangan dan pembinaan.

Pihak polisi tersebut juga menghubungi keluarga dua remaja tersebut.

Dikarenakan dari hasil keterangan dan pembinaan dua remaja itu tidak membawa senjata tajam maupun barang terlarang lainnya, maka mereka diserahkan kepada orangtua masing-masing. 

"Dua remaja itu diserahkan kembali ke orang tua masing -masing untuk diberikan pembinaan. Remaja itu juga disuruh membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatanya tersebut," tutup Jeffry. (*)
 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved