11 Orang Mendaftar Lowongan Sekda Sleman, Satu Orang Berasal dari Maluku
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengungkapkan, hingga hari terakhir pendaftaran ada 11 pendaftar.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Seleksi terbuka untuk lowongan jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sleman ternyata banyak peminatnya.
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengungkapkan, hingga hari terakhir pendaftaran ada 11 pendaftar.
Bahkan ada satu pendaftar yang berasal dari luar Kabupaten Sleman.
"Kebetulan yang ikut (seleksi Sekda) di Sleman ini lumayan. Ada 11 (orang). Banyak sekali. Luar daerah ada 1 dari BPKP Maluku daftar juga disini," kata Kustini, Kamis (1/2/2024).
Menurutnya, dari 11 pendaftar ada satu dari luar daerah sedangkan 10 lainnya berasal dari pejabat di Lingkungan Pemkab Sleman.
Kustini mengapresiasi semua yang telah ikut berpartisipasi mendaftar. Baginya ini adalah demokrasi.
"ASN siapapun, yang memenuhi persyaratan boleh mendaftar," kata dia.
Seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama ini dibuka seiring Sekda Sleman, Harda Kiswaya telah memasuki usia pensiun per 31 Januari 2024.
Seleksi ini telah dibuka oleh Panitia Seleksi (Pansel) yang diketuai Sekda DIY, Beny Suharsono sejak tanggal 15 hingga 29 Januari 2024 lalu.
Setelah masa pendaftaran ditutup, tahapan berikutnya adalah seleksi. Meliputi seleksi administrasi.
Hasil seleksi administrasi bagi calon yang dinyatakan lolos akan diumumkan pada tanggal 2 Februari 2024.
Setelah itu, penelurusan rekam jejak lalu uji kompetensi manajerial dan sosio-kultural serta tes kesehatan.
Bagi calon yang lolos juga akan dites melalui penulisan makalah, presentasi dan wawancara.
Tahapan terakhir adalah pengumuman hasil akhir yang rencananya akan dipublikasikan pada tanggal 26 Februari 2024.
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, sebelumnya berharap seleksi terbuka jabatan Sekda Sleman menjadi bagian dari tahapan yang harus dilalui untuk mendapatkan sosok Sekretaris Daerah yang memiliki banyak kompetensi.
| Sleman Bersiap Jadi Tuan Rumah MTQ DIY 2026, Usung Target Tri Sukses |
|
|---|
| Sleman Tak Buru-buru WFH, Tunggu Singkronisasi dengan Instansi Vertikal |
|
|---|
| SDN Nglarang Sleman Bakal Direlokasi Karena Terdampak Proyek Tol, Lahan Pengganti Mulai Disiapkan |
|
|---|
| Alasan Bupati Sleman Akhirnya Ikuti Arahan Pemerintah Pusat Terkait WFH ASN |
|
|---|
| Awalnya Ogah, Kini Pemkab Sleman Ikuti Skema WFH untuk Menghemat Energi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/berita-sleman_20180731_185753.jpg)