Hadis Harian
Memahami Hadis Arbain 8: Perang Melawan Orang Musyrik
Ia berpendapat, manusia yang boleh diperangi hanyalah orang-orang musyrik yang menghunuskan pedang mereka untuk menyerang umat Islam, bukan orang-oran
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
TRIBUNJOGJA.COM - Dalam Islam, perang adalah alternatif ketika cara-cara persuasif tidak diindahkan lagi seperti dakwah dan semacamnya.
Dan perang pada umumnya terjadi, ketika umat Islam diserang. Dalam kondisi diperangi, umat Islam wajib membela diri sebagaimana anjuran Nabi.
Bila dalam suatu peperangan pihak yang diperangi bersyahadat: mengakui Allah sebagai Tuhan dan Nabi sebagai utusan-Nya, mendirikan shalat, menunaikan zakat, maka mereka tidak boleh diperangi. Harta dan darah mereka menjadi haram untuk direnggut.
Harus diperlakukan secara benar sesuai koridor Islam. Adapun masalah perhitungan mereka, mutlak urusan Allah.
Tugas Nabi dan umatnya hanyalah berdakwah dan menjalankan perintah Allah.
Berikut hadits ke 8 dalam kitab hadits arbain An-Nawawi,
عَنْ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: أُمِرْتُ أَنْ أُقَاتِلَ النَّاسَ حَتَّى يَشْهَدُوْا أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَأَنَّ مُحَمَّدَاً رَسُوْلُ اللهِ وَيُقِيْمُوْا الصَّلاةَ وَيُؤْتُوْا الزَّكَاةَ فَإِذَا فَعَلُوْا ذَلِكَ عَصَمُوْا مِنِّيْ دِمَاءَهَمْ وَأَمْوَالَهُمْ إِلاَّ بِحَقِّ الإِسْلاَمِ وَحِسَابُهُمْ عَلَى اللهِ تَعَالَى. ( رَوَاهُ اْلبُخَارِي وَمُسْلِمٌ
“Dari Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma berkata: ‘Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda: ”Aku diperintahkan untuk memerangi manusia hingga mereka bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang haq selain Allah, dan Muhammad adalah utusan Allah, menegakkan shalat, menunaikan zakat. Maka apabila mereka telah melakukan itu semua, maka mereka telah melindungi darah dan harta mereka dariku, kecuali dengan hak Islam dan perhitungan mereka (hisab) di sisi Allah subhanahu wa ta’ala.” (HR. Al- Bukhari no.25 dan Muslim no.22)
Penerapan hadits ke delapan dari kitab hadits arba’in nawawi pernah terjadi pada masa kekhalifahan Abu Bakar Ash Shiddiq, di mana pada masa Kholifah Abu Bakar terdapat beberapa umat islam yang tidak mau membayar zakat, bahkan di antara mereka ada yang kembali kepada kekafiran, Maka Abu Bakar bertekad memerangi mereka termasuk di antaranya mereka yang menolak membayar zakat.
Maka Umar bin Khottob menegurnya seraya berkata: “ Bagaimana kamu akan memerangi mereka yang mengucapkan Laa Ilaaha Illallah sedangkan Rasulullah telah bersabda: Aku diperintahkan…..(seperti hadits diatas)” . Maka berkatalah Abu Bakar: “Sesungguhnya zakat adalah haknya harta“ hingga akhirnya Umar menerima dan ikut bersamanya memerangi mereka.
Sebagian orang mempunyai pemahaman yang kurang baik terhadap hadits ini. Mereka memahami hadits ini sebagai perintah dari agama untuk memerangi semua orang musyrik (non-Muslim) hingga mereka mengucapkan syahadat.
Efeknya, sering terjadi kekerasan atau penyerangan terhadap non-Muslim dengan berdalih pada hadits ini. Mereka meyakini apa yang dilakukannya itu merupakan sesuatu yang benar dan diperintahkan oleh agama.
Pelajaran Hadits
1. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah seorang hamba yang mendapat perintah dari Allah. Jadi, beliau bertindak bukan berdasarkan hawa nafsu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Latihan-Perang-Iran-Eqtedar-1402_28102023.jpg)