Persiba Bantul

Persiba Bantul Melangkah ke Partai Final Liga 3 DIY, Ini Komentar Endro Bawono

Bermain di Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul, Rabu (20/12/2023) sore, Persiba Bantul menang satu gol tanpa balas atas Bantul United

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM/ ALMURFI SYOFYAN
Pelatih Persiba Bantul, Endro Bawono (Tengah) saat menyampaikan keterangan selepas laga kontra Bantul United, Rabu (20/12/2023). 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Persiba Bantul melangkah ke babak final Liga 3 2023/2024 Zona Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) setelah mengandaskan perlawanan Bantul United dalam Derby Bantul di babak semifinal.

Bermain di Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul, Rabu (20/12/2023) sore, Persiba Bantul menang satu gol tanpa balas atas saudara mudanya tersebut.

Satu-satunya gol Persiba Bantul dicetak oleh Galih Trianggoro Mahmud pada menit ke-26.

Baik Persiba bantul maupun Bantul United bermain terbuka pada laga tersebut.

Kedua tim bermain militan untuk merebut satu tiket tersisa ke babak final Liga 3 DIY.

Pada babak pertama, Persiba Bantul lebih menguasai laga dan berhasil mengoyak jala gawang lawan.

Adapun, di babak kedua, Bantul United lebih mendominasi, banyak peluang tercipta.

Penetrasi Arnoldus Yansen beberapa kali merepotkan lini belakang Persiba Bantul.

Namun, hingga akhir babak kedua tak ada gol balasan yang diciptakan Bantul United. Skor 1-0 menutup jalannya laga.

Pertandingan antara Persiba Bantul vs Bantul United berlangsung dengan tensi tinggi.

Wasit bahkan 8 kali mencabut kartu kuning dari sakunya. 2 kartu kuning untuk Persiba Bantul dan 6 kartu untuk Bantul United.

Kemenangan ini mengantarkan Persiba Bantul bertemu dengan PS Hizbul Wathan UMY di partai final Liga 3 Zona DIY.

Partai final sendiri dilaksanakan di Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul, Selasa (26/12/2023) sore. Laga final itu digelar tanpa penonton.

Pelatih Persiba Bantul, Endro Bawono mengatakan laga antara Persiba Bantul dan Bantul United berlangsung cukup berat karena digelar tanpa penonton.

"Ini pertandingan yang sangat berat ya, secara psikologi dan mental anak-anak terkejut ya, yang biasanya mereka bermain di depan sporternya sendiri hari ini kami berjuang di lapangan sendiri dan para suporter menonton di rumah masing-masing atau di tempat streaming," ujarnya seusai laga.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved