Hadis Harian
Hadits Arbain ke-5: Bahas Perkara Bid’ah dalam Ibadah
Hadits ini menjelaskan mengenai larangan bid'ah, yaitu melakukan perbuatan yang tidak terdapat dalam ajaran Islam.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
Hadits ini menjelaskan mengenai larangan bid'ah, yaitu melakukan perbuatan yang tidak terdapat dalam ajaran Islam.
Contohnya menambah jumlah rakaat dalam sholat wajib atau mengganti gerakannya.
Imam Nawawi menjelaskan dalam syarahnya tentang hadits ini, bahwa suatu ketika Rasulullah didatangi seseorang yang berniat menebus dosanya dengan 100 ekor kambing.
Namun Rasulullah menolak karena hal itu tidak diatur dalam agama. Artinya tertolak atau raddun.
Orang yang datang mengadu kepada Rasulullah tersebut berkata, “sesungguhnya anakku menjadi buruh pada orang ini lalu berzina dengan istrinya. Aku mendapat kabar bahwa anakku harus dirajam, maka aku berniat menggantinya dengan 100 ekor kambing dan seorang budak wanita”.
Maka Rasulullah bersabda, “budak dan kambing dikembalikan kepadamu”. (HR Bukhari: 2724, Muslim: 1697)
Pelajaran Hadits
1. Bid’ah artinya sesuatu yang baru. Sesuatu yang sebelumnya belum ada, lalu diadakan.
Secara istilah, bid’ah artinya melakukan penambahan, pengurangan atau penggantian dalam agama Islam yang bersifat prinsip. Adapun melakukan perubahan yang tidak prinsip bukan merupakan bid’ah.
2. Islam merupakan agama yang sempurna, sehingga tidak perlu penyempurnaan.
Karena penyempurnaan hanya bisa dilakukan pada sesuatu yang belum sempurna. Yang bisa kita lakukan terhadap agama Islam adalah pembaharuan.
3. Nabi menegaskan bahwa bid’ah itu tertolak. Tertolak dalam konteks ini, di dalam ruang lingkup syari’at. Artinya pandangan syariat tidak mempertimbangkan perbuatan bid’ah, apakah itu berpahala atau tidak.
Beberapa balasan akibat melakukan perbuatan bid’ah dan menyebarkannya diantaranya adalah:
- Pelaku bid’ah tidak akan minum dari telaga Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Sebagaimana dalam sabdanya,
أَنَا فَرَطُكُمْ عَلَى الْحَوْضِ ، لَيُرْفَعَنَّ إِلَىَّ رِجَالٌ مِنْكُمْ حَتَّى إِذَا أَهْوَيْتُ لأُنَاوِلَهُمُ اخْتُلِجُوا دُونِى فَأَقُولُ أَىْ رَبِّ أَصْحَابِى . يَقُولُ لاَ تَدْرِى مَا أَحْدَثُوا بَعْدَكَ
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Ilustrasi-Bidah.jpg)