Pengetahuan Umum IPS

Rangkuman Pengetahuan Umum : Pengantar Sosiologi, IPS Kelas 10

Menurut Auguste Comte, istilah sosiologi berasal dari gabungan bahasa Romawi (socious) berarti kawan dan bahasa Yunani (logos) berarti bicara. Berdasa

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
Pinterest
pengantar sosiologi 

TRIBUNJOGJA.COM - Sosiologi dikenal sebagai ilmu yang mempelajari tentang berbagai fenomena berupa masalah sosial dan masyarakat lahir dari kegelisahan para sosiolog.

Mereka mempertanyakan mengapa masyarakat berubah?

Mengapa manusia sebagai individu melakukan suatu tindakan? Mengapa terdapat perubahan sosial? Bagaimana masyarakat berubah? Mengapa individu berubah baik perilaku maupun pemikirannya?.

Masyarakat menjadi salah satu obyek kajian sosiologi, menurut Soekanto (2009: 13), hal ini dikarenakan di dalam masyarakat terdiri dari beberapa segi yaitu, segi ekonomi, segi politik, segi antropologi dan segi sejarah.

Menurut Auguste Comte, istilah sosiologi berasal dari gabungan bahasa Romawi (socious) berarti kawan dan bahasa Yunani (logos) berarti bicara. Berdasarkan dua kata tersebut, sosiologi dapat di artikan “berbicara mengenai masyarakat”.

 Auguste Comte yang hidup di Perancis pada tahun 1798 hingga 1857 dan dibesarkan setelah Revolusi Perancis, dikenal sebagai bapak sosiologi. Dia dikenal sebagai filsuf yang menyelidiki berbagai gejala tentang tatanan masyarakat dan dinamika masyarakat.

Di tempat dan waktu yang lain, sebelum Auguste Comte lahir, pada abad ke 14 di Tunis, terdapat seorang Sejarawan yang bernama Ibnu Khaldun yang juga mengkaji tentang masyarakat.

Dalam bukunya Muqaddimah, Ibnu Khaldun telah menjelaskan tentang masyarakat yang menetap dan suku-suku yang nomaden (hidup dengan berpindahpindah tempat) di Afrika Utara.

Sosiologi lahir dari situasi dan kondisi masyarakat, terutama di Eropa pada abad 18 ketika terjadi Revolusi Industri dan Revolusi Perancis.

Revolusi Industri ialah perubahan besar-besaran yang mengubah masyarakat agraris menjadi masyarakat industri yang berdampak pada kondisi sosial, ekonomi dan budaya.

Revolusi industri benar-benar mengubah tatanan sosial, yang awalnya cara hidup masyarakat dianggap tradisional menjadi modern. Pekerjaan yang pada awalnya dikerjakan oleh tenaga manusia digantikan dengan tenaga mesin.

Beberapa perubahan sosial yang terjadi akibat revolusi industri adalah perubahan teknlogi karena penemuan mesin-mesin, perubahan tata kerja, perubahan budaya, perubahan politik, pengangguran, kemisikinan dan masih banyak lagi. Hal inilah yang melahirkan dan menjadikan sosiologi berkembang sebagai ilmu pengetahuan.

Sosiologi sebagai ilmu pengetahuan yang berusaha menjelaskan fenomena sosial memiliki beberapa sifat, yaitu

1.Empiris

Sosiologi adalah ilmu pengetahuan yang menghasilkan teori dan temuan melalui penelitian ilmiah baik dengan pengamatan, wawancara, dan analisa secara ilmiah atas fakta-fakta sosial, bukan berdasarkan asumsi ataupun dugaan. Hasil penelitian sosiologi berdasarkan data.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved