Kata Presiden Jokowi soal Kasus Covid-19 yang Dilaporkan Mulai Meningkat : Masih dalam Kondisi Baik

Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi), pun turut angkat bicara terkait laporan tren peningkatan kasus Covid-19 di tanah air tersebut.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Muhammad Fatoni
Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo (Jokowi) 

TRIBUNJOGJA.COM - Kasus Covid-19 dilaporkan mengalami tren peningkatan dalam beberapa waktu terakhir, jelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Bahkan, puncak gelombang tren kenaikan kasus Covid-19 ini diprediksi akan terjadi dalam dua pekan mendatang.

Sejumlah provinsi di tanah air pun dilaporkan mengalami tren peningkatan kasus Covid-19.

Di antaranya DKI Jakarta, Jawa Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan beberapa provinsi lainnya.

Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi), pun turut angkat bicara terkait laporan tren peningkatan kasus Covid-19 di tanah air tersebut.

Menurutnya, Ia sudah memerintahkan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin beserta jajarannya untuk terus memantau hal tersebut.

"Iya saya sudah memerintahkan kepada Menkes untuk diikuti dan diamati betul secara detail perkembangannya seperti apa," ujar Jokowi saat memberikan keterangan pers di kawasan Monumen Nasional (Monas) Jakarta Pusat, Jumat (15/12/2023), dikutip Tribunjogja.com dari Kompas.com.

Presiden Jokowi menambahkan, berdasarkan laporan dari Menkes, meski kasus Covid-19 dilaporkan meningkat, namun kondisi secara keseluruhan masih dalam kondisi baik alias terkendali.

"Ya sampai sekarang dari Menkes menyampaikan masih dalam kondisi baik," tuturnya.

Saat ditanya lebih lanjut apakah perlu diterapkan wajib pakai masker kembali selama masa Nataru, Presiden Jokowi menyampaikan belum sampai ke sana.

Sebab, perkembangan penularan Covid-19 masih terus dipantau.

"Belum sampai ke sana (kewajiban pakai masker), selalu diikuti dan diamati oleh Menkes dan jajaran. Ya sampai saat ini masih terus diikuti dan diamati terus," tambahnya.

Adapun kasus Covid-19 di Indonesia dilaporkan kembali naik dalam beberapa waktu terakhir.

Melansir dari laman Kemenkes, ada 318 kasus baru per Rabu (13/12/2023) atau naik 7 persen dari hari sebelumnya.

Sementara itu, khusus untuk DKI Jakarta, kenaikan kasus terjadi sejak November 2023.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved