Metode Mudah Menghafal
Materi Bahasa Indonesia Kelas IX: Jenis- jenis Paragraf Lengkap dengan Metode Mudah Menghafal
Berikut materi Bahasa Indonesia kelas IX tentang jenis-jenis paragraf lengkap dengan metode mudah menghafal.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
TRIBUNJOGJA.COM – Dalam sebuah teks tidak pernah lepas dari paragraf, itulah sebabnya mengenal jenis paragraf adalah hal yang perlu diperhatikan.
Jika Anda ingin menulis atau memahami sebuah paragraf.
Dalam teknik menulis, paragraf merupakan penuangan ide atau gagasan penulis melalui kalimat atau kumpulan kalimat yang satu dengan yang lain berkaitan dan hanya memiliki satu topik atau tema, di dalam paragraf juga terdapat yang namanya gagasan pokok dan gagasan pendukung.
Setiap kalimat dalam paragraf tersebut wajib memiliki gagasan pokok yang saling mendukung atau koheren satu sama lain. Sifat koheren ini bertujuan agar maksud paragraf dapat tersampaikan seutuhnya.
Masih banyak orang yang kesulitan menentukan dan membedakan jenis paragraf. Setiap jenis paragraf memiliki ciri-ciri sendiri yang membedakan setiap jenisnya. Berikut ini penjelasan mengenai jenis paragraf berdasarkan letak gagasan utamanya lengkap beserta dengan contoh dan metode mudah menghafalnya.
Berdasarkan letak gagasan utamanya paragraf dibedakan menjadi beberapa jenis, yaitu paragraf deduktif, paragraf induktif, dan paragraf campuran (deduktif-induktif).
a) Paragraf deduktif
Paragraf deduktif adalah jenis paragraf yang ide pokoknya berada pada awal paragraf.
Jenis paragraf ini bersifat deduksi yang gagasannya berkembang dari umum ke khusus.
Biasanya ide pokok dalam paragraf deduktif berupa pernyataan umum yang dikemas dalam kalimat topik. Kemudian kalimat topik tersebut diikuti oleh kalimat penjelas untuk memperjelas informasi pada kalimat topik.
Ciri-ciri paragraf deduktif:
- Gagasan utama berada di awal paragraf
- Kalimat utama adalah pernyataan umum
- Akhir kalimat deduktif diakhiri dengan kalimat penjelas yang mendujung ide pokok.
Contoh paragraf deduktif:
Arang aktif ialah sejenis arang yang diperoleh dari suatu pembakaran yang mempunyai sifat tidak larut dalam air. Arang ini dapat diperoleh dari pembakaran zat-zat tertentu, seperti ampas tebu, tempurung kelapa, dan tongkol jagung. Jenis arang ini banyak digunakan dalam beberapa industri pangan atau nonpangan. Industri yang menggunakan arang aktif adalah industri kimia dan farmasi, seperti pekerjaan memurnikan minyak, menghilangkan bau yang tidak murni, dan menguapkan zat yang tidak perlu.
Baca juga: Materi Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas X : Apa Itu Teks Biografi?
Baca juga: Materi Bahasa Indonesia Kelas 3 SD: Apa Itu Dongeng?
b) Paragraf induktif
Paragraf induktif adalah jenis paragraf yang ide pokoknya terletak pada akhir paragraf.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.