Metode Mudah Menghafal

Materi IPA Kelas IX: Tahap-tahap Perkembangan Embrio Lengkap dengan Metode Mudah Menghafal

Berikut materi IPA Kelas IX tentang tahap-tahap perkembangan embrio lengkap dengan metode mudah menghafal.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
Tribunnews.com
Materi IPA Kelas IX: Tahap-tahap Perkembangan Embrio Lengkap dengan Metode Mudah Menghafal 

TRIBUNJOGJA.COM - Pada saat kehamilan, terjadi beberapa peristiwa, salah satunya adalah pertumbuhan dan perkembangan embrio.

Embrio adalah istilah pada bayi dalam proses kehamilan yang berawal dari persiapan pembuahan hingga terbentuknya bagian-bagian tubuh bayi di rahim.

Sebelum mengetahui tahapan perkembangan embrio, alangkah lebih baiknya jika mengenal terlebih dahulu mengenai embrio.

Apa itu embrio?

Dikutip dari buku IPA Kelas IX Kemendikbud, embrio adalah suatu organisme yang tumbuh pada tahap awal perkembangan manusia, di mana mulai terbentuknya organ-organ penting dalam struktur tubuh.

Embrio dihasilkan oleh suatu perkawinan, tepatnya konsepsi atau pertemuan antara sel telur (ovum) dengan sel sperma (spermatozoa).

Proses pertumbuhan dan perkembangan embrio disebut dengan Embriogenesis. Embriogenesis akan dimulai segera setelah konsepsi sampai hasil konsepsi siap dilahirkan.

Bagaimana tahap-tahap perkembangan embrio?

Perkembangan embrio ini terjadi setelah proses pembuahan atau fertilisasi, yang mana dalam perkembangannya, embrio melalui berbagai tahapan, meliputi:

  • Zigot

Perkembangan embrio dimulai pada saat sel telur berhasil dibuahi oleh sperma yang membentuk zigot.

  • Morula

Zigot yang telah dibuahi oleh sperma selanjutnya akan mengalami pembelahan menjadi beberapa sel hingga terbentuknya suatu kelompok sel berbentuk bola seperti buah murbai yang disebut stadium morula. Morula ini menempatkan diri di bawah mukosa rahim dan dibatasi oleh suatu lapisan yang disebut zona pelusida.

  • Blastula

Perubahan morula menjadi blastosit disebut juga proses blastulasi. Morula akan berubah menjadi lapisan rongga sel yang disebut dengan blastoderm yang berfungsi untuk melindungi blastosol di dalamnya.

Kemudian, massa sel yang telah terbentuk dari asam laktat, asam amino, piruvat, serta glukosa akan berkembang dan membentuk embrio manusia.

Lalu, sel terluar yang menjadi pembungkus massa akan berkembang menjadi plasenta yang berfungsi sebagai pembuang sisa metabolisme dari embrio.

Baca juga: Materi IPA Kelas IX: Alat Reproduksi Wanita, Fungsi, dan Metode Mudah Menghafal

Baca juga: Materi IPA Kelas IX: Memahami tentang Siklus Menstruasi, Lengkap dengan Metode Mudah Menghafal

  • Gastrula

Setelah blastula terbentuk, selanjutnya terjadi peristiwa gastrulasi, yang dimulai dengan terbentuknya garis primitif yang memiliki nodus primitif di ujung sefaliknya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved