Tips Kesehatan

Ini Manfaat Cuci Hidung dan Cara Melakukannya

Cuci hidung sering digunakan untuk mengatasi gejala yang berhubungan dengan rinosinusitis kronis dan mengatasi masalah saluran pernapasan bagian atas.

Tayang:
Penulis: Santo Ari | Editor: Yoseph Hary W
freepik.com
cuci hidung - ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Cuci hidung dilakukan dengan menggunakan larutan yang dimasukkan ke dalam lubang hidung kemudian membiarkan cairan tersebut keluar dari lubang hidung lainnya untuk membersihkan kavum nasi.

Cuci hidung paling sering digunakan untuk mengatasi gejala yang berhubungan dengan rinosinusitis kronis dan mengatasi masalah saluran pernapasan bagian atas.

Namun, beberapa waktu terakhir penggunaannya meluas hingga berbagai keluhan sinonasal lainnya.

Termasuk saat pandemi Covid-19 kemarin, metode ini banyak dilakukan untuk membersihkan virus corona di dalam tubuh.

Adapun cuci hidung aman dilakukan sendiri di rumah, asalkan dengan cairan yang tepat

Berikut langkah-langkah cuci hidung:

1. Cuci tangan dengan 6 langkah sebelum melakukan cuci hidung

2. Ambil cairan NaCl dengan spuit

3. Kepala dimiringkan ke kiri, masukan spuit ke lubang hidung kanan dengan memakai tangan kanan

4. Mulut dibuka, tahan napas

5. Semprotkan dengan kuat

6. Keluarkan sisa cairan di hidung

7. Lakukan arah sebaliknya, dengan kepala dimiringkan ke kanan, masukan spuit kedalam lubang hidung kiri dengan memakai tangan kiri .

Baca juga: Menjaga Telinga Tetap Sehat Saat Dituntut untuk Terus Bekerja dengan Virtual Meeting

Sementara itu dilansir dari Ditjen Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI, penggunaan cuci hidung diperuntukan sebagai:

1. Menyegarkan napas karena mengurangi gejala post-nasal drip yang menjadi penyebab halitosis

2. Memperbaiki kongesti nasal dengan menipiskan mukus dalam hidung sehingga memudahkan mukus untuk dikeluarkan dan menghilangkan kontaminan

3. Menghilangkan allergen, polutan dan bakteri yaitu larutan salin telah terbukti dapat mengurangi gejala pada infeksi saluran pernapasan atas,

4. Memperbaiki kerja silia sehingga kerja silia hidung dalam mentranspor mukus akan lebih efisien

5. Meningkatkan indra perasa melalui pembersihan kavum nasi yang meningkatkan kerja sel sensori.(*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved