Ini 6 Manfaat Meminum Teh Rosemary untuk Kesehatan
rosemary mengandung minyak atsiri, flavonoid, terpen dan asam fenolat yang berfungsi sebagai antioksidan.
Penulis: Santo Ari | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM - Rosemary (Rosmarinus officinale), merupakan tanaman semak, dengan aroma yang khas.
Rosemary termasuk dalam tanaman rempah-rempah, dan sering dimanfaatkan untuk campuran makanan, minuman, kosmetik, bahkan obat obatan.
Adapun rosemary mengandung minyak atsiri, flavonoid, terpen dan asam fenolat yang berfungsi sebagai antioksidan
Selain dipakai untuk campuran makanan, rosemary juga bisa dinikmati dalam bentuk teh hangat.
Menyiapkan rosemary dalam bentuk teh, sangat mudah di lakukan.
- Rebus air dalam panci sebanyak 1 gelas air,
- Masukkan sejumput daun rosemary, tutup panci selama 5 menit,
- Saring rosemary, masukkan air rebusan ke dalam gelas, ditunggu hingga air nya hangat,
- Teh rosemary siap diminum.
Untuk mendapatkan cita rasa nikmat, teh rosemary dapat ditambahkan sedikit gula.
Teh rosemary, memilik banyak manfaat, di antaranya adalah :
1. Memperbaiki pencernaan
Minum teh rosemary setelah makan, akan membantu mengurang produksi asam lambung dan kelebihan gas, sehingga dapat mencegah perut menjadi begah dan kembung.
2. Melancarkan buang air seni.
Minum teh rosemary akan meningkatkan produksi urin, yang merangsang tubuh untuk mengurangi cairan dan mengeliminir racun.
Teh rosemary sebaiknya tidak diminum pada sore ataupun malam hari, karena akan mengakibatkan seseorang sering berkemih, sehingga dapat mengurangi waktu tidur atau mengakibatkan tidur menajdi kurang nyenyak.
Baca juga: Jaga Kesehatan Mental dengan Minum Kopi
3. Mencegah diabetes nefropati
Rosemary bersifat sebagai antioksidan, yang dapat melindungi sel ginjal dari radikal bebas, sehingga mencegah terjadinya inflamasi dan kerusakan ginjal.
4. Membantu mengelola gula darah
Ekstrak rosemary mampu membantu meningkatkan penggunaan gula darah pada otot, serta meningkatkan sensitifitas insulin, sehingga ekstrak rosemary dapat membantu mengendalikan kadar gula dalam darah
5. Mencehah kerontokan rambut.
Penggunaan teh rosemary (teh tawar), untuk tonik rambut paska keramas, diikuti dengan pemijatan lembut pada kulit kepala.
Tindakan ini akan melancarkan peredaran darah di kulit kepala, sehingga mampu mencegah terjadinya kerontokan rambut, menguranngi kulit berminyak pada kepala, mengurangi ketome bahkan mampu meningkatkan pertumbuhan rambut.
6. Memelihara kesehatan mulut.
Kumur kumur sebelum tidur menggunakan teh rosemary, akan menjaga kesehatan mulut.
Minyak atsiri pada daun rosmary memiliki aktifitas sebagai antibakteri, sehingga dapat menekan pertumbuhan bakteri pada mulut, penyebab sariawan dan bau mulut.
Hal yang Perlu Diperhatikan
Secara umum, teh rosemary, aman di konsumsi, namun meminumnya dalam jumlah yang berlebihan dapat memicu terjadinya mual dan muntah.
Minyak atsiri rosmary, bersifat iritatif, sehingga tidak diperkenankan untuk dioleskan langsung pada kulit, ataupun luka terbuka.
Dari beberapa penelitian juga menunjukkan, bahwa minyak atsiri rosemary, dapat memicu terjadinya kejang-kejang pada penderita epilesi.
Dengan demikian, bagi individu dengan riwayat epilesi, dimohon berhati-hati, dan berkonsultasi dengan dokter sebelum mengkonsumsi teh rosemary ataupun menggunakan minyak atsiri rosemary.
rosemary juga tidak boleh di konsumsi oleh ibu hamil, menyusui dan anak dibawah usia 5 tahun.(*)