Kebakaran Pabrik Kerupuk

BREAKING NEWS: Kebakaran Pabrik Kerupuk di Banguntapan Bantul

Satu unit pabrik kerupuk seluas 10x10 meter persegi yang berada di Kalurahan Banguntapan, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul,

Tayang:
Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Kurniatul Hidayah
Dok Damkarmat BPBD Bantul
Pabrik kerupuk di Banguntapan, Bantul, dilalap si jago merah pada Selasa (14/11/2023) malam. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Satu unit pabrik kerupuk seluas 10x10 meter persegi yang berada di Kalurahan Banguntapan, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, ludes dilalap sijago merah.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) BPBD Kabupaten Bantul, Irawan Kurnianto, mengungkapkan penyebab kebakaran yang terjadi pada Selasa (14/11/2023) sekitar pukul 19.30 WIB, tersebut. 

"Diduga karena korsleting listrik," ucapnya kepada Tribunjogja.com, Rabu (15/11/2023).

Baca juga: INFO BMKG DIY Prakiraan Cuaca Hari Ini di DI Yogyakarta Rabu 15 November 2023

Adapun kronologi kejadian berlangsung saat seorang saksi berinisial AAM (13), yang merupakan warga setempat dan berada di lokasi kejadian hendak menyalakan genset dikarenakan saluran listrik yang padam.

Tak disangka, saat saluran listrik hidup dan tiba-tiba terdapat kobaran api yang terus merambat dengan cepat ke atap rumah.

Kemudian, AAM memanggil sejumlah warga untuk membantu memadamkan kobaran api tersebut dengan mencoba melemparkan kain basah.

"Lalu, sejumlah warga ikut membantu memadamkan api dan salah satu warga setempat ada yang melaporkan kejadian tersebut kepada BPBD Bantul," jelas Irawan.

Mendengar kabar tersebut, 14 personil bersama dua unit armada Damkarmat BPBD Bantul datang untuk membantu proses pemadaman kebakaran tersebut.

Kemudian terdapat sejumlah personil dari Polsek, Koramil, FPRB, PMI hingga relawan yang turut serta melakukan proses pemadaman api. 

Begitu pula dengan personil dari Public Safety Center dan satu armada Damkarmat Kota Yogyakarta yang berupaya membantu memadamkan si jago merah di pabrik kerupuk milik Mulyono (40) tersebut. 

"Tepat pukul 21.25 WIB, kobaran api berhasil padam," tuturnya.

Terpisah, Kasi Humas Polres Bantul, Iptu I Nengah Jeffry Prana Widnyana, menuturkan, tidak ada korban jiwa dari kejadian tersebut, tetapi terdapat kerugian materiil.

"Sejumlah peralatan, berupa mesin pembuat kerupuk, alat-alat untuk memasak kerupuk dan atap pabrik kerupuk terbakar dan diperkirakan kerugian mencapai Rp200 juta," tandasnya. (Nei)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved