Arti Pertanda
Arti Tahi Lalat di Dagu, Konon Pertanda Orang Suka Melebih-lebihkan, Ini Kata Primbon Jawa
Berikut arti tahi lalat di dagu, konon pertanda orang suka melebih-lebihkan, ini kata Primbon Jawa.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM – Setiap orang pasti memiliki ciri fisik tersendiri yang menimbulkan ciri khas dari setiap individu.
Ciri fisik seseorang itu banyak macamnya, salah satunya berupa Tahi Lalat. Memiliki tahi lalat bisa membuat seseorang tampak lebih indah atau dianggap sebaliknya, itu tergantung pribadi masing-masing.
Banyak yang mempercayai bahwa letak Tahi Lalat bisa menunjukkan sifat-sifat seseorang sesungguhnya.
Berikut akan dijelaskan arti letak Tahi Lalat yang akan dihubungkan dengan pertanda, sifat atau perilaku seseorang.
Simak arti tahi lalat di dagu menurut Primbon Jawa karya R. Gunasasmita yang bisa merupakan pertanda sifat baik ataupun buruk seseorang.
Arti Tahi Lalat di dagu (ciptakukila) menurut Primbon Jawa

Menurut Primbon Jawa, arti tahi lalat di dagu mengandung sebuah pertanda bahwa orang yang tersebut memiliki sifat buruk.
Dikatakan buruk karena orang tersebut ialah sosok yang suka melebih-lebihkan sesuatu.
Orang yang punya sifat suka melebih-lebihkan sesuatu cenderung suka drama.
Terkadang hal sepele yang terjadi, bisa menjadi besar. Hal yang sederhana dan simple, bisa jadi rumit bagi orang ini atau bisa akan dipersulit sendiri.
Jadi Anda harus waspada dengan tipe orang seperti ini.
Itulah arti tahi lalat di dagu menurut Primbon Jawa. Di bawah ini juga disajikan beberapa arti tahi lalat di tubuh bagian atas. Bagi Anda yang penasaran simak arti Tahi Lalat berikut ini.
Baca juga: Arti Tahi Lalat di Ujung Mulut, Pertanda Baik atau Buruk? Ini Kata Primbon Jawa
Baca juga: Arti Tahi Lalat di Daun Telinga Kanan, Kiri atau Keduanya Menurut Primbon Jawa
Arti Tahi Lalat di berbagai bagian tubuh bagian atas menurut Primbon Jawa

Arti Tahi Lalat di berbagai bagian tubuh bagian atas menurut Primbon Jawa (ist)
- Kepala bagian kanan (manikharda): akan mendapatkan kebahagiaan dan kesejahteraan.
- Kepala bagian kiri (jemjem): mudah terombang-ambing dan sering mendapatkan halangan.
- Kepala bagian belakang (cantuka): tabiat sabar, sungguh-sungguh, pemberani, dan jujur.
- Ubun-ubun (duryuti): pendusta dan suka berbelit-belit.
- Unyeng-unyeng (pulung jati): memiliki unyeng-unyeng (pusat pusaran di kepala) tabiat teliti, baik hati, cerdas, dan banyak pertimbangan sebelum melakukan suatu hal.
- Jidat kanan/kiri atau keduanya (werdatama): memiliki tabiat cerdas pikirannya.
- Di tengah jidat (bercara): memiliki tabiat pemberani, pintar, dan baik tutur kata dan tingkah lakunya.
- Pelipis kanan/kiri atau keduanya (srituwuh): akan mendapatkan rezeki yang melimpah dan keuntungan yang besar.
- Kelopak mata kanan/kiri atau keduanya (gunasakti): maka memiliki tbiat mudah bergaul, berkecukupan, dan pandai mencari penghasilan.
- Kelopak mata kanan/kiri bagain bawah (punggung): bagian bawah maka memiliki tabiat keras kepala, pemalas, bodoh, dan hidup susah.
- Sudut mata kanan/kiri atau keduanya (tameng tuwuh): orang yang dapat memegang amanah.
- Sudut mata dekat pangkal hidung kanan kiri (sripadu): orangnya memiliki tabiat rendah hati, amanah, dan cerdas.
- Putih mata kanan/kiri (buta): bertabiat pemarah, sombong, dan tidak teguh pada janji.
- Alis kanan (kajen): memiliki tabiat rendah hati dan suka menolong.
- Alis kiri (jatmika): akan mendapatkan kasih sayang, mendapatkan kebahagiaan, dan mendapatkan keselamatan.
- Pipi kanan/kiri atau keduanya dan dekat dengan mata (srigati): orangnya memiliki rasa setia kawan yang tinggi.
- Di tengah-tengah pipi kanan/kiri atau keduanya (tujusih): memiliki sifat setia kawan dan banyak dicintai lawan jenis.
- Di tengah hidung (turunsih): akan mendapatkan kesuksesan dalam bisnis.
- Hidung (pulungsih): akan mudah menggapai keinginan.
- Bawah saluran hidung (palguna): pekerja keras, namun sedikit penghasilan. Kelebihan lain yang dimiliki adalah pandai berbicara.
- Bibir bagian atas (gunasakti): cerdas dan mudah dalam mencari sumber penghidupan.
- Bibir bagian bawah (lumer): memiliki tabiat rendah hati dan mudah diterima siapa saja.
- Daun telinga kanan/kiri atau keduanya (srikurdu); mudah tersinggung dan tidak mau mengalah.
- Ujung mulut kanan/kiri atau keduanya (nylarem): pandai berbicara dan banyak mengalami kesulitan.
- Leher (sridaya): memiliki kecerdasan dan sabar.
- Belakang leher (punggel): orangnya memiliki sifat tergesa-gesa dan tidak mumpuni.
Demikan berbagai arti Tahi Lalat berdasarkan letaknya. Anggaplah konten ini sebagai hiburan saja.
(MG Dwi Fitri Rahma Yani)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.