Tips Kesehatan
Kenali Penyebab dan Gejala Gigi Berlubang Serta Tindakan Medisnya
Gigi berlubang disebabkan oleh penumpukan bakteri di mulut akibat sering mengonsumsi makanan manis dan tidak menjaga kebersihan mulut.
Penulis: Santo Ari | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM - Gigi berlubang adalah kondisi gigi yang rusak akibat terkikisnya lapisan terluar gigi (enamel).
Kondisi ini disebabkan oleh penumpukan bakteri di mulut akibat sering mengonsumsi makanan manis dan tidak menjaga kebersihan mulut.
Beberapa faktor yang membuat seseorang berisiko mengalami gigi berlubang, yaitu:
- Jarang menyikat atau membersihkan gigi, setelah makan
- Tidak menggunakan pasta gigi atau obat kumur yang mengandung fluoride
- Terlalu banyak mengonsumsi makanan dan minuman manis atau asam (seperti minuman bersoda)
- Menderita anoreksia dan bulimia
- Menderita penyakit refluks asam lambung (GERD) dan Mulut kering
- Berusia lanjut sehingga enamel mulai menipis dan produksi air liur berkurang
- Rutin mengonsumsi obat-obatan, suplemen, vitamin, atau produk herba yang mengandung gula
Baca juga: Selain Kawat Gigi, Ini Jenis Perawatan untuk Kesehatan dan Mempercantik Gigi
Gejala gigi berlubang
Tergantung lokasi dan ukuran lubang di gigi. Lubang masih berukuran kecil, gejala belum terasa. Namun, ketika lubang sudah membesar, dapat muncul gejala antara lain:
- Gigi sensitif
- Sakit ketika mengigit
- Nyeri spontan tanpa sebab yang jelas
- Ngilu atau nyeri saat mengonsumsi makanan atau minuman yang manis, dingin, atau panas
- Terdapat lubang yang terlihat jelas di gigi
- Noda putih, cokelat, atau hitam pada permukaan gigi
Pengobatan Gigi Berlubang
Jika anda mengalami gigi berlubang, maka diperlukan tindakan medis. Tindakan medis ini pun dibagi menjadi berbagai jenis tergantung kasus dan tingkat kerusakannya.
Tindakan medis tersebut antara lain :
1. Fluoride treatment
Pada gigi yang baru berlubang, dokter akan memberikan fluoride yang kandungannya lebih tinggi dari yang umumnya terkandung di pasta gigi.
Fluoride treatment dapat diberikan dalam bentuk cair, gel, atau busa. Terapi ini dapat memperbaiki enamel dan mencegah lubang gigi bertambah besar.
2. Filling
Filling atau tambal gigi yang paling umum dilakukan untuk mengatasi gigi berlubang. Filling dilakukan dengan terlebih dahulu membuang bagian gigi yang rusak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/bulan-kesehatan-gigi-nasional-kembali-digelar-2-4-oktober-2019.jpg)