Hiu Tutul Terdampar di Kulon Progo

Bangkai Hiu Tutul yang Terdampar di Pesisir Selatan Kulon Progo akan Dikubur

Bangkai hiu tutul itu rencananya akan dikubur setelah dicek oleh petugas dari Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Kulon Progo.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Hari Susmayanti
Tribun Jogja/Alexander Ermando
Personel SAR Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) berupaya menarik bangkai hiu tutul yang terdampar di Garongan menggunakan tali, Kamis (9/11/2023). Bangkai hiu tutul itu rencananya akan dikubur di area pantai. 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Bangkai seekor hiu tutul yang ditemukan terdampar di pesisir selatan Kulon Progo, Kamis (09/11/2023) akan dikubur di sekitar lokasi penemuan.

Bangkai hiu tutul itu rencananya akan dikubur setelah dicek oleh petugas dari Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Kulon Progo.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kulon Progo, Trenggono Trimulyo mengatakan pihaknya akan mengidentifikasi hiu tutul itu terlebih dahulu.

"Nanti akan diidentifikasi dan diukur, baru kemudian dikuburkan," ujar Trenggono.

Dia mengungkapkan, dari tubuh mamalia laut itu, tidak ditemukan adanya luka.

Pihaknya pun belum bisa memastikan penyebab kematian hiu tutul tersebut.

Namun diduga, penyebab kematian hiu tutul itu karena faktor anomali cuaca.

Sebelumnya, hiu tutul yang terdampar itu ditemukan warga pada Rabu (8/11/2023) malam.

Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) Wilayah V Kulon Progo, Aris Widiatmoko mengatakan bangkai hiu tutul awalnya ditemukan oleh warga setempat.

"Bangkainya ditemukan pada Rabu (08/11/2023) sekitar pukul 19.30 WIB malam," ungkap Aris pada wartawan.

Baca juga: Hiu Tutul Kembali Terdampar di Pesisir Selatan Kulon Progo, Evakuasi Gunakan 3 Kendaraan Jip

Baca juga: BREAKING NEWS: Hiu Tutul Sepanjang Ukuran Truk Terdampar di Pantai Selatan Kulon Progo

Bangkai hiu tutul tersebut awalnya mengambang di perairan. Kemudian terseret oleh gelombang laut hingga akhirnya terdampar di pantai.

Penemuan tersebut langsung dilaporkan ke SAR, yang menuju ke lokasi untuk melakukan pengecekan.

Menurut Aris, hiu tutul tersebut diperkirakan memiliki panjang 10 meter dengan berat 1,5 ton.

"Panjang sirip sampingnya sekitar 120 cm, sedangkan sirip atasnya sekitar 50 cm," ujarnya.

Proses evakuasi pun baru bisa dilakukan hari ini. Pantauan Tribun Jogja hingga pukul 11.00 WIB siang, upaya evakuasi masih terus dilakukan.

Evakuasi dilakukan dengan 3 kendaraan jip. Pasalnya, bangkai tersebut terlalu berat untuk dievakuasi secara manual dengan tenaga manusia.

"Bangkai hiu tersebut ditarik menggunakan tali yang diikatkan ke mobil jip," jelas Aris. (*)

 

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved