Rangkuman Pengetahuan Umum
Kalimat SPOK: Struktur Beserta Contohnya
Pada setiap kalimat terdapat unsur penting yang membangun, mulai dari Subyek (S), Predikat (P), Objek (O), dan Keterangan (K).
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
Contoh:
Rani memakan semua roti coklat.
Rani (tidak) memakan semua roti coklat.
Contoh diatas yang menjadi kata predikat adalah “memakan”, karena termasuk dalam kata kerja.
Baca juga: Penjelasan Tentang Ejaan, Fungsi dan Jenisnya Dalam Bahasa Indonesia
Obyek (O)
Obyek merupakan unsur kalimat yang kehadirannya tergantung pada jenis predikatnya.
Obyek harus ada pada sebuah kalimat, jika menggunakan predikat yang berupa kata kerja transitif.
Contoh:
Yuni mengajak Dani untuk berlibur ke Bali
Pada contoh diatas, obyek berfungsi dengan kata kerja transitif yang beupa “mengajak”.
Maka dari itu obyek wajib dihadirkan, kalau tidak dihadirkan kalimat menjadi gramatikal atau tidak memiliki makna.
Keterangan (K)
Pada umumnya keterangan terletak diawal atau akhir pada kalimat.
Keterangan kalimat berguna untuk pelengkap yang menjelaskan kapan, dimana, dan bagaimana sesuatu peristiwa terjadi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Rajin-Membaca.jpg)