7000 Peserta Siap Meriahkan Pesparani III di Jakarta

Event nasional ini akan menjadi pertemuan terbesar umat Katolik di Indonesia yang akan dihadiri oleh perwakilan dari 38 provinsi di Tanah Air.

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
(Hand-over/Humas Pesparani)
Sekretaris Jenderal Konferensi Waligereja Indonesia yang juga Uskup Bogor, Mgr. Paskalis Bruno Syukur OFM (Hand-over/Humas Pesparani) 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - PESTA Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik Nasional III akan digelar di Jakarta mulai Jumat 27 Oktober hingga Kamis 2 November 2023 mendatang.

Event nasional ini akan menjadi pertemuan terbesar umat Katolik di Indonesia yang akan dihadiri oleh perwakilan dari 38 provinsi di Tanah Air.

Pembukaan Pesparani Katolik Nasional III akan dilaksanakan di Ancol Beach City International Stadium, Jakarta Utara.

Sekitar 7000 peserta akan menghadiri pembukaan event nasional ini.

Ketua Umum Panitia Pesparani, Sebastian Salang mengatakan pihaknya sudah siap untuk menggelar event nasional ini.

Pihak panitia sudah melakukan persiapan matang dan acara Pesparani Katolik Nasional III siap dibuka pada hari ini.

Sementara para peserta dari perwakilan seluruh provinsi juga sudah hadir dan siap untuk memeriahkan Pesparani Katolik Nasional III.

"Ini perayaan bersama kita semua maka perlu ada komunikasi yang baik antar semua lini. Pesparani ini kerja kolaboratif bukan semata kerja panitia. Kita ingin memastikan semua peserta yang hadir bisa mengikuti setiap perlombaan dengan nyaman," ujarnya dalam rilis yang diterima oleh Tribun Jogja.

Menurut Salang, para peserta Pesparani Katolik Nasional III sudah tiba di Jakarta sejak Selasa (24/10/2023) lalu.

Di antaranya perwakilan dari Papua Barat, Papua Selatan pada Rabu (25/10/2023).

Kemudian disusul oleh peserta dari daerah lain yakni kontingen Provinsi Maluku, Kalimantan Timur.

Sementara itu Koordinator Bidang Humas Pesparani, Muliawan Margadana menambahkan Pesparani I-III selalu diadakan pada bulan Oktober berbarengan dengan peringatan Sumpah Pemuda.

Sebuah tonggak awal adanya kebersamaan sebagai bangsa. Hal yang sama terjadi di Pesparani, umat Katolik terpanggil untuk merajut persaudaraan dan menjaga semangat kebangsaan.

"Pesparani merupakan wadah konsolidasi umat Katolik se-Indonesia untuk mewujudkan rasa cinta tanah air dan wawasan kebangsaan, memperkuat toleransi dan moderasi beragama melalui seni dan budaya," ujar Muliawan.

Sebutnya lagi, aktivitas Pesparani bisa menjadi spirit berbela rasa dan kontribusi bagi pemantapan jati diri bangsa.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved