Raha Grup Indonesia Dukung Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan di DIY

Sekolah pariwisata ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pariwisata, baik hard skill maupun soft skill. 

Penulis: Hanif Suryo | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM/ HANIF SURYO
Perayaan anniversary Raha Grup Indonesia di Sleman, Rabu (19/10/2023) malam. 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Menjelajahi tempat wisata di Yogyakarta selalu menawarkan pengalaman yang tak terbatas.

Tersedia beragam pilihan tempat wisata, yang membuat wisatawan tidak mudah merasa bosan.

Hal tersebut melatarbelakangi pengelola property, Raha Grup Indonesia, untuk mengembangkan lahan wakaf seluas 1,5 hektar di Sentolo, Kulonprogo.

Direktur Utama Raha Grup Indonesia, Rahmat Hidayat menjelaskan pengembangan tanah wakaf ini akan dilakukan secara bertahap diawali tempat pelatihan pariwisata.

Sekolah pariwisata ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pariwisata, baik hard skill maupun soft skill. 

Raha Grup berharap langkah ini dapat berkontribusi dalam pengembangan pariwisata Yogyakarta yang berkelanjutan. 

Selain sarana pelatihan pariwisata, pihaknya juga akan mengembangkan villa, glamping dan camping ground di lahan tersebut.

Pengembangan ini diharapkan dapat menjadi destinasi wisata baru di Yogyakarta yang menarik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. 

"Saat ini, Raha Grup telah mengoperasikan 22 villa di berbagai destinasi wisata di Indonesia. Pada awal Januari 2024, Raha Grup berencana untuk mengembangkan 15 unit villa baru di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)," kata Rahmat. 

Pengembangan villa baru ini merupakan wujud komitmen mereka mendukung pariwisata di DIY. 

Di samping itu, Rahmat juga berharap dapat memberikan lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar. 

"Kami berharap di usia yang ke-7 ini, Raha Grup dapat semakin berkembang dan bermanfaat bagi masyarakat. Kami juga berkomitmen untuk terus mendukung pariwisata di Indonesia," ujarnya. 

Nandar, salah seorang pengelola villa milik Raha Grup menambahkan, pihaknya juga berkomitmen untuk memberdayakan masyarakat sekitar dalam pengembangan pariwisata. 

"Staf Raha Grup yang belum memiliki keterampilan akan diberikan pelatihan dan ditempatkan di masing-masing villa. Raha Grup juga akan berkoordinasi dengan RT RW setempat dan Pak Dukuh," kata dia. 

Nandar mengatakan pihaknya berterima kasih kepada pemerintah atas dukungannya dalam pengembangan pariwisata Yogyakarta.

Pemerintah juga selalu membantu Raha Grup dalam hal perizinan. 

"Kami berharap Raha Grup dapat memberikan kontribusi yang baik dalam pengembangan pariwisata Yogyakarta. Kami berkomitmen untuk mengembangkan pariwisata secara berkelanjutan dan memberdayakan masyarakat sekitar," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved