Rangkuman Pengetahuan Umum

Apa Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit? Inilah Pengertian dan Perbedaannya

Larutan Elektrolit adalah senyawa kimia yang menghasilkan ion – ion saat dilarutkan kedalam air. Sedanglam larutan nonelektrolit adalah kebalikan dari

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
pixabay
Ilustrasi Larutan: Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit 

Berbeda dengan senyawa elektrolit, senyawa nonelektrolit terdiri dari ikatan kovalen.

Contoh dari larutan nonelektrolit adalah CO(HN2)2, CH3OH, dan C2H5OH.

 

Perbedaan Larutan Elektrolit dan Larutan Nonelektrolit

Larutan adalah antar zat yang komponen – komponen tidak mempunyai batas dan homogen pada seluruh campurannya.

Komponen larutan adalah pelarut dan zat terlarut.

Elektrolit adalah zat yang jika dilarutkan dalam air akan menghasilkan larutan yang dapat menghasilkan arus listrik.

Nonelektrolit tidak dapat menghantarkan listrik jika dilarutkan dalam air.

Semakin banyak ion, semakin kuat konduktivitasnya.

Pada saat yang bersamaan, larutan tidak dapat menghantarkan listrik karena zat – zat ini tetap netral dan molekulnya tidak bermuatan.

Berdasarkan daya hantarnya, larutan elektrolit dibedakan menjadi dua, yaitu larutan elektrolit kuat yang mempunyai daya hantar listrik tinggi.

Misalnya larutan asam kuat, basa kuat, dan garam.

Sedangkan satunya yaitu elektrolit lemah yang larutannya memiliki daya hantar yang buruk.

Perbedaan yang paling utama antara larutan elektrolit dan nonelektrolit adalah kemampuannya yang menghantarkan listrik.

Namun terdapat perbedaan antara lain larutan elektrolit lain dengan larutan nonelektrolit yaitu seperti larutan elektrolit mempunyai derajat ionisasi 0 dan 1, sedangkan larutan nonelektrolit mempunyai derajat ionisasi 0.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved