Berita Sleman Hari Ini
Geger Dugaan Klitih di Ledok Nongko Sleman Semalam, Begini Penjelasan Polisi
Viral di media sosial dugaan tindak pidana kejahatan jalanan atau dinarasikan sebagai klitih di Ledok Nongko, Kalurahan Bangunkerto, Kapanewon Turi,
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Viral di media sosial dugaan tindak pidana kejahatan jalanan atau dinarasikan sebagai klitih di Ledok Nongko, Kalurahan Bangunkerto, Kapanewon Turi, Kabupaten Sleman.
Dalam postingan akun Twitter @merapi_uncover menampilkan foto seseorang yang tergeletak dan bagian kepalanya berdarah sedang mendapatkan pertolongan.
Narasi yang disampaikan kejadian itu akibat klitih.
"[Breaking news] malam Jumat Kliwon malah Ono kejadian koyo ngono, Klitih di dekat Masjid Ledok Nongko , Rx king sama nmax 4 orang bawa clurit," tulisnya, seperti dilihat Jumat (6/10/2023) pagi.
Baca juga: Striker PSS Sleman Hokky Caraka Dipanggil Shin Tae-yong Perkuat Timnas Senior, Ini Kata Marian Mihai
Postingan tersebut juga menyertakan kronologi yang informasinya bahwa korban sudah dibuntuti oleh pelaku sejak di bangjo (simpang empat) Ngablak.
Saat dikonfirmasi, Kapolsek Turi, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Arif Subakdo membenarkan informasi tersebut.
Namun disebut sebagai kasus penganiayaan.
Korbannya ada dua orang berinisial KNP (20) warga Sardonoharjo, Ngaglik dan DDS (17) asal Yogyakarta.
Diceritakan, kejadian penganiayaan tersebut terjadi di Jalan Agrowisata, Ledok Nongko, Kalurahan Bangunkerto pada Kamis (5/10/2023) malam, sekira pukul 23.30 WIB.
Kronologinya bermula ketika malam itu dua korban berboncengan sepeda motor Scoopy warna hitam melintas di Jalan Turi - Tempel.
Ketika melintas dari arah barat tepatnya di simpang empat Ngablak, Turi, korban berpapasan dengan rombongan terduga pelaku berjumlah 4 sepeda motor.
Jenis kendaraannya, 2 Yamaha Nmax hitam, 1 RX King warna biru dan 1 sepeda motor matic yang belum diketahui merk-nya.
Saat itu, korban mengambil jalur ke arah utara. Rencananya hendak menuju rumah temannya di dusun Candi, Bangunkerto, Turi.
Tapi sesampainya di lokasi kejadian, di dusun Ledok Nongko, korban diberhentikan rombongan yang diduga pelaku.
"Selanjutnya terjadi penganiayaan yang mengakibatkan korban luka-luka dan dilarikan ke RSUD Sleman," katanya.
Akibat kejadian tersebut, dua korban menderita luka-luka.
Korban KNP luka lecet di tangan dan kaki. Sedangkan DDS mengalami luka di bagian kepala dan dibawa ke RSUD Sleman.
Polisi hingga kini masih melakukan penyelidikan untuk mengejar terduga pelaku atas peristiwa tersebut.
"(Informasi selanjutnya) nanti kami sampaikan dalam hasil perkembangan penyelidikan," kata Arif. (rif)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Ilustrasi-tangan-memukul-dipukul-ditempeleng-pertengkaran-kekerasan-bertengkar.jpg)