Polres Magelang Amankan Pelajar yang Terlibat Tawuran di Secang, Ini Kronologinya
Berdasarkan keterangan dari Polresta Magelang, aksi tersebut membuat tiga orang korban luka-luka akibat terjatuh saat melarikan diri saat dikejar.
Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Polresta Magelang berhasil mengamankan tersangka aksi tawuran pelajar di Desa Pucang, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang.
Tawuran ini sebelumnya diketahui melalui rekaman CCTV yang telah beredar luas di media sosial sejak Senin (2/10/2023).
Tampak dalam rekaman berdurasi 19 detik itu terdapat dua orang berboncengan dengan mengayun-ayunkan senjata tajam.
Diketahui, pelaku tersebut merupakan siswa SMP di Magelang.
Berdasarkan keterangan dari Polresta Magelang, aksi tersebut membuat tiga orang korban luka-luka akibat terjatuh saat melarikan diri saat dikejar.
Peristiwa kecelakaan tunggal pun terjadi di Jalan Kalimas, tepatnya di depan Bengkel Las Star Dusun Gatak RT 04/RW 04 Desa Pucang, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang.
Sebuah sepeda motor matic Vario yang dikendarai tiga anak menabrak sebuah pohon, dan tiga penumpangnya mengalami luka-luka.
Kasat Reskrim Polresta Magelang, Kompol Rifeld Constantine Baba, mengatakan sesaat setelah aksi tersebut pihaknya mendapat informasi dari Kapolsek Secang dan jajarannya.
Kemudian dalam waktu sekitar lima menit, mereka menurunkan tim lengkap, baik personel satreskrim, unit reskrim Polsek Secang, kemudian sat intel untuk diturunkan mengatasi situasi tersebut.
"Korban berjumlah tiga orang, menggunakan satu motor. Mereka datang dari arah Pucang, sekitar kurang lebih 15.45 WIB, tiga korban ini juga merupakan pelajar kelas VIII di suatu SMP wilayah Secang, pada hari itu pula sedang ada ujian," ujar Kompol Rifeld Constantine Baba saat ditemui wartawan, Selasa (3/10/2023).
Terkait kronologi kejadian, Rifeld menceritakan bahwa pelajar tersebut baru saja selesai ujian di sekolahnya dan pulang lebih cepat.
Dari informasi yang diperoleh, ketiga pelajar tersebut berniat untuk pergi main.
"Berangkat dari Pucang mau ke Kota Magelang. Sampai di tempat kejadian perkara, mendekati tugu yang di dekat Pucang, terlihat 10 orang. Dalam rombongan ini ada pelakunya. Sontak balik karena ketakutan. Jadi, 3 korban menggunakan motor ini langsung balik arah. Nah, rombongan ini melihat, rombongan yang ada pelaku ini. Dikejar," beber Rifeld.
Rifeld menjelaskan, ketiga korban anak adalah pelajar di salah satu SMP di Secang dengan alamat tinggal berbeda di wilayah Secang, mereka adalah RDS (13), AF (13), dan SR (14).
Korban RDS selaku pengemudi mengalami luka lecet di tangan dan lutut kiri, korban AF mengalami patah tulang kaki kiri, wajah kiri dan bibir mengalami lecet.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Gedung-Mapolresta-Magelang.jpg)