Kongres BKSTI X Bertema Towards Industrial Sustainability with The Empowerment of Digital Technology

Badan Kerja sama Penyelenggara Pendidikan Tinggi Teknik Industri) Korwil 5 DIY menjadi tuan rumah dalam Kongres BKSTI X mulai 3-5 Oktober 2023.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/Sri Cahyani Putri Purwaningsih
Penyelenggaraan Kongres BKSTI X bersamaan dengan SENATI 2023 di Eastparc Hotel Yogyakarta mulai 3-5 Oktober 2023. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Badan Kerja sama Penyelenggara Pendidikan Tinggi Teknik Industri) Korwil 5 DIY menjadi tuan rumah dalam Kongres BKSTI X mulai 3-5 Oktober 2023.

Kegiatan diselenggarakan bersamaan dengan Seminar Nasional Teknik Industri (SENASTI) 2023.

Tahun ini, Kongres BKSTI X dan SENASTI 2023 mengangkat tema "Towards Industrial Sustainability with The Empowerment of Digital Technology".

Baca juga: Penyidik Serahkan Berkas Perkara Kasus Perundungan ke Kejaksaan Negeri Cilacap

Ketua Panitia Kongres BKSTI X dan SENASTI 2023, Ir. Ririn Diar Astanti, ST.,M.MT.,Dr.Eng IPM. ASEAN. Eng menyampaikan, tema itu dipilih karena era saat ini menuntut untuk melakukan pendekatan strategis terhadap pemanfaatan sumber daya ekonomi, lingkungan dan sosial untuk memberi manfaat tidak hanya bagi generasi sekarang melainkan generasi yang akan datang atau sering disebut sustainability.

Sustainability menuntut ide, sikap, niat dan perilaku yang ditujukan untuk menghasilkan keberlangsungan dan keberhasilan jangka panjang dengan memperhatikan people, profit dan planet.

"Kongres BKSTI X dan SENASTI 2023 merupakan forum yang tepat untuk akademisi-akademisi teknik industri saling bertukar pikiran dalam menyumbangkan ide dan pemikiran yang inovasi untuk mendukung sustainability," kata Ririn saat membuka kongres di Eastparc Hotel Yogyakarta, Selasa (3/10/2023).

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh 16 Perguruan Tinggi (PT) dari BKSTI Korwil 5 DIY di antaranya Institut Sains dan Teknologi AKPRIND, Institut Teknologi Dirgantara (ITD) Adisutjipto, ITNY, UAD, Universitas Atma Jaya Yogyakarta, UGM, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Universitas Islam Indonesia, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta, UPN Veteran Yogyakarta, Universitas PGRI Yogyakarta, Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa, Universitas Widya Mataram, Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY) dan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

Panitia juga mencatat, terdapat delegasi dari semua BKSTI meliputi Sumatera I (10 peserta), Sumatera II (24 peserta), DKI Jakarta dan Banten (36 peserta), Jabar (39 peserta), Jateng (20 peserta), DIY (54 peserta), Jatim (40 peserta) dan Indonesia Timur (20 peserta).

Selain kongres dan seminar, juga terdapat kegiatan lain seperti kunjungan industri, sharing session Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan sharing session dari industri. 

Hal ini dimaksudkan untuk menambah wawasan teknik industri khususnya terkait sustainability, perkembangan keilmuan teknik industri dan pendidikan tinggi teknik industri.

"Sharing session dengan industri diharapkan dapat meningkatkan kerja sama antara akademisi dan praktisi," ucap Ririn.

Ke depan, tugas BKTI menjadi berat dengan adanya permen tersebut. Terlebih, industrialisasi akan semakin diperlukan di semua lini.

Ketua Umum BKSTI periode 2020-2023, Prof. Bertha Maya Sopha, S.T.,M.Sc.,Ph.D menyampaikan, BKSTI berperan dalam menampung dan mencari penyelesaian permasalahan dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi teknik industri. Selain itu, mengakomodasi kerja sama anggota BKSTI dalam pertukaran informasi dan pertukaran informasi dan penyelenggaraan pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat.

Serta menjadi mitra Ditjen Pendidikan Tinggi dan stakeholder lainnya dalam bidang pendidikan tinggi teknis industri di Indonesia.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved