Kenali Gejala Penyakit Rabies dan Pertolongan Pertama yang Harus Dilakukan

Pengetahuan tentang pertolongan pertama dari penyakit rabies dapat membantu melindungi diri kita dan orang-orang di sekitar kita dari ancaman rabies

Penulis: Santo Ari | Editor: Muhammad Fatoni
Tribunjogja.com/Azka Ramadhan
Seekor anjing tengah menjalani skrining sebelum mendapat vaksin rabies di Poliklinik Hewan Tegalturi, Kota Yogya, Rabu (15/2/2023). 

TRIBUNJOGJA.COM - Rabies merupakan salah satu penyakit zoonosis yaitu penyakit yang menular dari hewan ke manusia.

Infeksi ini ditularkan oleh hewan yang terinfeksi penyakit rabies.

Hewan utama sebagai penyebab penyebaran rabies adalah anjing, kelelawar, kucing dan kera.

Rabies (penyakit anjing gila) adalah penyakit menular akut, menyerang susunan saraf pusat yang disebabkan oleh Lyssavirus. Virus rabies bisa menular melalui air liur, gigitan atau cakaran dan jilatan pada kulit yang luka oleh hewan yang terinfeksi rabies.

Gejala masa inkubasi virus rabies berkisar antara 4 - 12 minggu, setelah masa inkubasi orang yang tertular virus rabies akan mengalami gejala mirip flu, demam otot melemah, kesemutan atau merasa terbakar di area gigitan.

Selain itu gejala yang lain seperti sakit atau nyeri kepala, demam, mual dan muntah, merasa gelisah, bingung atau terancam tanpa ada penyebab, hiperaktif, halusinasi, insomnia atau gangguan tidur, kesulitan menelan ketika makan atau minum serta produksi air liur berlebih.

Baca juga: Stress Bisa Sebabkan Asam Lambung Naik, Berikut Tips untuk Mengatasinya

Pada kasus penyakit rabies, Pertolongan pertama yang tepat merupakan tindakan yang sangat penting dalam mengatasi gigitan hewan yang dicurigai terinfeksi rabies.
   
Penyakit rabies dapat menjadi penyakit yang sangat fatal dan dapat menyebabkan kematian apabila tidak mendapatkan penanganan sedini mungkin.

Oleh karena itu, memiliki pengetahuan tentang pertolongan pertama dari penyakit rabies dapat membantu melindungi diri kita dan orang-orang di sekitar kita dari ancaman rabies.

Dilansir dari Unit Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI, berikut ini adalah beberapa pertolongan pertama untuk mencegah rabies yang dapat dilakukan sesaat setelah mendapatkan gigitan atau cakaran dari hewan yang dicurigai terjangkit penyakit rabies :
 
1. Mencuci bekas luka gigitan atau cakaran sampai bersih menggunakan air hangat dan sabun, serta tekan area bekas luka untuk membantu membersihkan kuman.

2. Setelah bersih, gunakan antiseptik pada luka menggunakan kain atau perban.

3. Jika luka terasa sangat nyeri, minum obat pereda nyeri seperti paracetamol

4. Segera periksakan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan
 
Segera dibawa ke rumah sakit untuk kembali dilakukan pencucian luka dan mendapatkan Vaksin Anti Rabies (VAR) dan Serum Anti Rabies (SAR), penanganan luka sesegera mungkin efektif dapat mencegah timbulnya gejala dan kematian.(*)

 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved