DI Yogyakarta Terdampak Kekeringan

Ratusan Warga Margodadi Alami Kesulitan Air Bersih 

Di tengah musim kemarau kering ini, dampak kesulitan air bersih mulai dirasakan sejumlah wilayah lain di Kabupaten Sleman.

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
istimewa
PAM swadaya di Kurahan 3, Kalurahan Margodadi yang pompanya rusak sehingga pasokan air bersih ke masyarakat terganggu. 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Ratusan warga Kalurahan Margodadi, tepatnya di Padukuhan Kurahan 3, RT 4 RW 6 dilaporkan mengalami kesulitan air bersih karena pompa yang digunakan untuk menyedot air dari sumur PAM swadaya ke bak penampungan mati.

Kini ratusan jiwa yang menggantungkan air dari PAM tersebut mengalami kesulitan air bersih. 

"Benar. Warga kami di sana kesulitan air karena pompanya kobong (terbakar). Untuk memenuhi kebutuhan warga mengambil air dari dusun tetangga," kata Lurah Margodadi, Djalmo Susilodiprodjo, dihubungi Jumat (29/9/2023). 

Warga Padukuhan Kurahan 3 selama ini memang bergantung pada PAMdus atau PAM swadaya masyarakat karena air sumur warga kualitas airnya jelek sehingga sudah tidak digunakan lagi.

Baca juga: Ada 21 Kecamatan di DI Yogyakarta Terdampak Kekeringan, Pemda DIY Terus Lakukan Dropping Air Bersih

Ada lima pompa penyedot, yang digunakan untuk mengalirkan air dari sumur ke bak penampungan.

Namun sejak beberapa hari terakhir, 4 pompa mati sehingga debit air yang mampu dialirkan kecil. 

"Warga butuh bantuan pompa. Pompa cukup satu aja, kalau dayanya besar sudah cukup," kata dia. 

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman, Bambang Kuntoro mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan warga Kurahan 3, Kalurahan Margodadi yang mengalami kesulitan air karena pompa dari PAM swadaya masyarakat mati.

Hasil asesmen sementara yang dilakukan, PAM tersebut digunakan untuk 60 pelanggan yang terdiri dari 200 jiwa, termasuk fasilitas umum berupa masjid dan sekolahan. 

"Kita akan coba bantu dengan mengusulkan anggaran untuk pompa," katanya. 

Selain Kalurahan Margodadi, di tengah musim kemarau kering ini, dampak kesulitan air bersih juga mulai dirasakan sejumlah wilayah lain di Kabupaten Sleman.

Di antaranya, di Kaliurang Timur, Hargobinangun.

Baca juga: Lama Tak Hujan, 9 Kapanewon di Sleman Status Awas Kekeringan

Warga di sana sempat mengalami kesulitan air karena debit air umbul Kletak menyusut.

BPBD Kabupaten Sleman melakukan penanganan dengan mendroping air 330.000 liter untuk 70 KK.

Berikutnya di Puskesmas Tempel 1, juga sempat mengalami kesulitan air bersih karena pompanya rusak dan di droping 15.000 liter. 

Kesulitan air juga dirasakan oleh 132 kepala keluarga di Padukuhan Sejati, Sumberarum Moyudan, karena debit air PAMdus mengecil.

Dalam penanganannya, BPBD Kabupaten Sleman meminjamkan mesin pompa air dan selang karena warga berinisiatif mengalirkan air dari sungai Progo dialirkan ke dekat sumber air.( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved