Berita Pendidikan Hari Ini
Kuliah Perdana S2 Pariwisata, Stipram Harapkan Lulusan Ada yang Jadi Menparekraf
Lulusan Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo (STIPRAM) Yogyakarta ditargetkan menjadi pengambil kebijakan dipemerintahan.
Penulis: Miftahul Huda | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Lulusan Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo (STIPRAM) Yogyakarta ditargetkan menjadi pengambil kebijakan dipemerintahan.
Pernyataan ini disampaikan Ketua STIPRAM Yogyakarta Suhendroyono seusai membuka perkuliahan perdana mahasiswa S2 Pariwisata STIPRAM Yogyakarta , Jumat (15/9/2023).
Suhendroyono menuturkan, target STIPRAM memajukan pariwisata tingkat nasional.
Oleh sebab itu melalui program S2 Pariwisata ini menjadi langkah awal untuk mencapai target tersebut.
"Sejalan harapan ketua Badan Promosi Pariwisata (BPP) DIY GKR Bendara, diharapkan menteri pariwisata kedepan dari Stipram. Bukan identik stipram, tapi perguruan tingginya," kata Suhendroyono.
Melalui program pembelajaran pariwisata di STIPRAM Yogyakarta ini, para dosen dan mahasiswa dipacu untuk terus berinovasi dan melakukan riset tentang industri pariwisata dengan berbasis keilmuwan.
"Artinya ada learning ke sana, biar lulusan STIPRAM ini masuk ke level pengambil kebijakan, tidak hanya worker saja," terang dia.
Baca juga: Dies Natalis Ke-22, Stipram Yogyakarta Ditantang Lahirkan Pemangku Kebijakan di Sektor Pariwisata
Suhendro menambahkan, jurusan Pariwisata bukan hanya membutuhkan keterampilan.
Seiring berkembangnya ilmu pengetahuan, jurusan Pariwisata dapat berdiri sejajar dengan ilmu pengetahuan lainnya.
"Jangan sampai pariwisata berkembang sendiri. Kesannya gak ada riset maupun kajian lain. Inilah yang kami kembangkan," terang dia.
Sementara Ketua Prodi Magister S2 Kepariwisataan STIPRAM, Dr Amiluhur Soeroso, mengatakan Indonesia membutuhkan SDM mumpuni di bidang pariwisata.
Sebab sektor Pariwisata untuk saat menjadi salah satu sektor industri andalan.
Menurut Amiluhur, Indonesia tak seharusnya mengimpor SDM untuk memastikan pariwisata berjalan baik, karena sejatinya anak-anak bangsa yang mengetahui lebih baik tentang situasi dan kondisi sekitarnya.
"Kami punya potensi besar tapi juga punya SDM mumpuni agar tak impor dari luar negeri. Di STIPRAM kami punya mata kuliah gastronomi tourism lalu cultural landscape manajemen tourism yang menyentuh scope luas dari kepariwisataan. Mereka harapannya bisa menjadi pengambil kebijakan yang baik di bidang pariwisata," ungkapnya di sela kuliah perdana. ( Tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Kuliah-Perdana-S2-Pariwisata-Stipram-Harapkan-Lulusan-Ada-yang-Jadi-Menparekraf.jpg)