Berita Kulon Progo Hari Ini

Soal Jalan Rusak di Banyuroto Kulon Progo, Pihak SDN 2 Wonorejo Diminta Temui Pj Bupati

Polemik rusaknya Jalan Banyumeneng Kidul—Banyuroto di Kalurahan Banyuroto, Kapanewon Nanggulan, Kulon Progo belum menemui titik terang.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Gaya Lufityanti
Tribunjogja.com/Alexander Ermando
Kondisi Jalan Banyumeneng Kidul—Banyuroto di Kapanewon Nanggulan, Kulon Progo, belum lama ini. Tampak spanduk protes dari warga yang mengeluhkan dampak dari kerusakan jalan. 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Polemik rusaknya Jalan Banyumeneng Kidul—Banyuroto di Kalurahan Banyuroto, Kapanewon Nanggulan, Kulon Progo belum menemui titik terang.

Rusaknya jalan turut berdampak pada aktivitas SDN 2 Wonorejo , di tepi jalan tersebut.

Guru SDN 2 Wonorejo , Bardal Darsonolo mengatakan pihaknya melakukan pertemuan dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kulon Progo pada Kamis (14/09/2023).

"Kesimpulannya belum ada titik terang soal tindaklanjut dari kerusakan jalan ini," kata Bardal pada wartawan.

Ia mengaku justru disarankan untuk bertemu dengan Pejabat (Pj) Bupati Kulon Progo, Ni Made Dwipanti.

Baca juga: Dua Peristiwa Kebakaran Lahan Terjadi dalam Sehari di Wilayah Kulon Progo

Antara lain untuk menyampaikan permohonan agar jalan bisa segera diperbaiki.

Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh perwakilan usaha penggilingan batu.

Adapun truk-truk dari perusahaan tersebut kerap melintas di Jalan Banyumeneng Kidul—Banyuroto.

Bardal menyebut jika pihak penggilingan batu keberatan jika harus ikut memperbaiki jalan tersebut.

Alasannya, perbaikan membutuhkan biaya tak sedikit.

"Sedangkan dari kalurahan juga belum menganggarkan perbaikan jalan, dan katanya jalan baru bisa diperbaiki setidaknya tahun depan," ujarnya.

Bardal mengatakan akan memenuhi saran untuk melakukan audiensi ke Pj Bupati.

Namun ia tetap berharap ada pendampingan dari pihak terkait, terutama dari kalurahan.

Rusaknya jalan tersebut membuat kesehatan pelajar SDN 2 Wonorejo terganggu akibat debu yang beterbangan, terutama di musim kemarau seperti ini.

Kepala DLH Kulon Progo , Sumarsana menyarankan solusi jangka pendek terkait masalah debu.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved