Tips Kesehatan
Tips Makan Pedas Tanpa Sakit Perut
makanan pedas memang sangat menggiurkan dan mampu menambah selera makan. tapi jangan lupakan resiko dan bahanya.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM - Makanan pedas sangat digemari masyarakat Indonesia pada saat ini.
Sebagian orang tidak bisa makan jika tanpa sentuhan cabai dan rasa pedas di dalamnya.
Beragam produk makanan pedas semakin banyak bermunculan.
Makanan pedas memang sangat enak dimulut tetapi sangat berbahaya jika berlebihan dan terus menerus dikonsumsi.
Tidak jarang keseringan mengonsumsi makanan pedas malah menimbulkan berbagai macam penyakit dari mulai hanya sakit perut hingga harus berakhir di meja operasi.
Namun tetap saja tidak ada kapoknya kalau sudah menyoal makanan pedas ini.
Makan makanan pedas sebenarnya boleh saja asal tidak berlebihan dan tetap terkontrol.
Karena makanan pedas dapat mengganggu pencernaan dan menyebabkan berbagai rasa tidak nyaman dalam tubuh dan dapat mengganggu aktivitas.
Bagi sebagian orang yang tidak biasa mengonsumsi makanan pedas biasanya akan menimbulkan rasa sakit dan panas di perut.
Walaupun tidak sakit perut langsung setelahnya, rasa panas biasanya akan tetap muncul di anus saat buang air besar.
Penyebab rasa panas di perut ialah karena adanya zat Capsaicin yang terkandung dalam sambal.
Jika zat ini tersentuh oleh mukosa lambung atau lapisan usus dan kemudian menempel pada reseptor nyeri, maka akan memberikan sinyal ke otak dan timbullah sensasi rasa terbakar.
Rasa nyeri tidak hanya timbul dalam perut saja, tapi saat buang air besar, anus juga akan terasa panas dan terbakar.
Terdapat beberapa tips bermain aman saat makan pedas dan tidak menimbulkan rasa sakit perut atau nyeri di anus:
1. Minum susu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ilustrasi-kanker-usus-besarsakit-perut.jpg)