Penyu Seberat 55 Kilogram Ditemukan Mati di Pantai Sepanjang Gunungkidul
bangkai penyu dengan berat 55 kilogram, lebar 35 sentimeter dan panjang 50 sentimeter ditemukan di Pantai Sepanjang
Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Seekor bangkai penyu ditemukan membusuk di Pantai Sepanjang, Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, sekira pukul 07.30 WIB, pada Minggu (10/9/2023).
Koordinator SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul Marjono mengatakan bangkai penyu dengan berat 55 kilogram, lebar 35 sentimeter dan panjang 50 sentimeter itu ditemukan pertama kali oleh pedagang pantai setempat.
Awalnya pedagang mencium bau busuk yang menyengat di sekitar lokasinya berjualan.
Kemudian pedagang tersebut melaporkan ke petugas SAR.
"Sebab, pedagang sejak pagi tadi sudah mencium aroma bau bangkai yang sangat menyengat di kawasan pantai Sepanjang. Mendapat laporan itu petugas Satlinmas langsung lakukan penyisiran,"ujarnya saat dikonfirmasi pada Minggu (10/9/2023).
Dari hasi penyisiran itu, kata dia, petugas menemukan penyu yang berukuran cukup besar terdampar dalam kondisi sudah membusuk.
Baca juga: Miris, Penyu Jumbo Ditemukan Mati di Parangtritis Akibat Makan Sampah Plastik
"Petugas langsung mengevakuasi bangkai penyu menepi. Demi kenyamanan wisatawan dari bau bangkai, maka petugas langsung mengubur,"ujarnya.
Ia mengatakan sejumlah pantai di Gunungkidul memang menjadi tempat pendaratan penyu, yakni di Pantai Krakal, Parang Racuk, Sarangan dan pantai lainnya.
"Penyebab kematian penyu masih belum diketahui karena saat sampai daratan sudah dalam keadaan mati, dulu sebelum dilarang banyak warga yang memancing penyu tetapi saat ini melihat penyu mati masyarakat takut. Dan, penyu merupakan hewan dilindungi," katanya.
Terpisah, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Gunungkidul Krisna Berlian mengatakan dari daftar habitat menurut SK Bupati Gunungkidul terdapat 12 pantai yang sudah ditetapkan sebagai habitat penyu.
Di antaranya, Pantai Kayu Arum, Porok, Sanglen, Ngrumput, Watu Nene, Seruni, Wediombo, Jungwok, Greweng, Sedahan, Dadapan, dan Ngrokoh.
" Jenis-jenis penyu yang mendarat di pesisir selatan Gunungkidul di antaranya penyu hijau, penyu abu-abu, penyu sisik, penyu pipih, dan penyu tempayan. Penyu-penyu ini merupakan jenis penyu yang dilindungi. Keberadaan mereka harus terus dilestarikan,” kata dia.
Krisna mengajak seluruh pihak untuk ikut menjaga kelestarian penyu.
"Mari bersama ikut andil untuk menjaga agar penyu dapat berkembang biak dengan baik. Apalagi, untuk berkembang biak penyu membutuhkan tempat sepi dan gelap untuk bertelur. Jadi, jangan sampai habitatnya diganggu oleh tangan-tangan usil dan tidak bertanggung jawab,"urainya. (ndg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Penyu-Seberat-55-Kilogram-Ditemukan-Matidi-Pantai-Sepanjang-Gunungkidul.jpg)