Rangkuman Pengetahuan Umum

Apa Itu Anxiety ? Berikut Penjelasan, Macam dan Dampaknya

Anxiety adalah gangguan kecemasan yang ditandai dengan rasa ketakutan yang berlebihan dan kecemasan yang tidak realistis

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Ikrob Didik Irawan
Freepik
Anxiety : Dampak pada Kesehatan Mental dan Fisik yang perlu Anda Ketahui 

TRIBUNJOGJA.COM,-  Anxiety adalah gangguan kecemasan yang ditandai dengan rasa ketakutan yang berlebihan dan kecemasan yang tidak realistis dan tidak berdasar pada sesuatu.

Kecemasan berasal dari kata latin (anxius). Dan kata Jerman (anst), yaitu kata yang digunakan untuk merujuk menjelaskan efek negatif dan stimulasi fisiologis (Muyasaroh et al. 2020).

anxiety
anxiety Freepik

Menurut American Psychological Association (APA) dalam (Muyasaroh et al.2020), kecemasan merupakan suatu keadaan emosi yang terjadi pada saat seseorang mengalami stres, dan ditandai dengan perasaan tegang, pikiran yang membuat individu merasakan kecemasan dan reaksi fisik yang menyertainya (takikardia, peningkatan tekanan darah, dll).

Berdasarkan pendapat (Gunarso, s.d, 2008) dalam (Wahyudi, Bahri dan Handayani 2019), khawatir atau cemas adalah perasaan khawatir, takut tanpa sebab yang jelas 

Kecemasan merupakan respon alami dari tubuh terhadap stres atau perasaan ancaman yang dapat dirasakan.

Baca juga: Guru Besar Psikologi UGM Prof Thomas Dicky Hastjarjo Meninggal Dunia

Hal ini adalah kondisi psikologis yang dapat mempengaruhi siapa saja, dengan tingkat yang berbeda-beda. Kecemasan bisa menjadi teman kita dalam sehari-hari karena itu adalah hal yang normal, 

Tetapi perlu kalian ketahui juga bahwa kecemasan bisa menjadi biang masalah yang sangat serius yang dapat memerlukan perhatian medis.

Gejala Kecemasan 

Gejala kecemasan dapat bervariasi, tetapi biasanya termasuk perasaan cemas atau takut, ketegangan otot, denyut jantung cepat, perasaan lelah, dan kesulitan berkonsentrasi. Gejala fisik dan psikologis ini dapat mengganggu kehidupan sehari-hari seseorang.

Macam-Macam Kecemasan 

1.Gangguan Kecemasan Umum (Generalized Anxiety Disorder)

Ini adalah jenis kecemasan kronis yang ditandai oleh kekhawatiran yang berlebihan tentang berbagai aspek kehidupan sehari hari.

Gejala : Kegelisahan, kelelahan, permasalahan memori, ketegangan, dan insomnia.

Orang dengan gangguan GAD cenderung dirinya merasa cemas secara konstan tanpa alasan yang jelas.

2. Gangguan Panik (Panic Disorder)

Dapat diartikan sebagai periode teror yang akut dalam jangka waktu yang bervariasi. serangan panik seringkali  datang tanpa peringatan

Gejala : sesak nafas, keringat dingin, pusing, dan perasaan tidak nyata

3. Gangguan Kecemasan Sosial (Social Anxiety Disorder)

Orang dengan gangguan ini merasa cemas dan sangat takut terhadap situasi sosial atau pertemuan dengan orang lain. Mungkin mereka merasa malu atau diawasi oleh orang lain.

4. Gangguan Obsesif-Kompulsif (Obsessive -Compulsive Disorder-OCD)

OCD melibatkan pemikiran obsesif yang terus-menerus dan dorongan untuk melakukan tindakan kompulsif yang berulang.

Contohnya seseorang mungkin sering memiliki obsesi terhadap kebersihan dan melakukan tindakan kompulsif seperti mencuci tangan berulang kali.

5. Gangguan Stres Pasca Trauma (Post-Traumatic Stress Disorder - PTSD)

Gangguan ini dapat muncul setelah seseorang mengalami peristiwa traumatis, seperti kecelakaan, peperangan, atau kekerasan. Gejala PTSD meliputi mimpi buruk, kilas balik, dan perasaan cemas yang kuat.

6. Gangguan Kecemasan Spesifik (Specific Phobia)

Ini adalah ketakutan yang sangat kuat terhadap objek atau situasi tertentu. Contohnya adalah takut terhadap ketinggian, hewan tertentu, atau penerbangan.

Setiap jenis kecemasan memiliki karakteristiknya sendiri, dan tingkat keparahan dapat bervariasi dari ringan hingga berat. Penting untuk mengenali jenis kecemasan yang mungkin Anda alami dan mencari bantuan atau perawatan yang sesuai jika perlu.

Kecemasan bisa dikelola dengan baik melalui berbagai metode perawatan, termasuk terapi dan pendekatan medis.

Dampak Kecemasan pada Kesehatan Mental

ilustrasi kesehatan mental
ilustrasi kesehatan mental (banten.tribunnews.com)

Menurut jurnal penelitian dan dokter ahli, kecemasan yang kronis dapat memiliki dampak serius pada kesehatan mental.

Ini dapat menyebabkan gangguan kecemasan seperti gangguan kecemasan umum (GAD), gangguan panik, atau gangguan obsesif-kompulsif (OCD). Kecemasan juga dapat berkontribusi pada depresi dan gangguan tidur.

 

Dampak Kecemasan pada Kesehatan Fisik

Ilustrasi tidur
Dampak Kecemasan pada Kesehatan Fisik (Forbes)

Menurut jurnal penelitian dan dokter ahli, kecemasan yang kronis dapat memiliki dampak serius pada kesehatan mental.

Ini dapat menyebabkan gangguan kecemasan seperti gangguan kecemasan umum (GAD), gangguan panik, atau gangguan obsesif-kompulsif (OCD). Kecemasan juga dapat berkontribusi pada depresi dan gangguan tidur.

 

Cara Mengatasi Kecemasan

Cara Mengatasi Kecemasan
Cara Mengatasi Kecemasan Freepik

Selain kesehatan mental, kecemasan juga dapat berdampak pada kesehatan fisik. Kecemasan kronis dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, tekanan darah tinggi, gangguan pencernaan, dan bahkan menurunkan sistem kekebalan tubuh. 

Ini karena tubuh dalam keadaan stres yang berlebihan akan memproduksi hormon stres seperti kortisol, yang dapat merusak organ-organ dalam jangka panjang.

Ada berbagai cara untuk mengatasi kecemasan, yang dapat meliputi terapi kognitif perilaku (CBT), terapis, obat-obatan yang diresepkan oleh dokter, teknik relaksasi seperti meditasi dan yoga, serta perubahan gaya hidup yang sehat seperti olahraga dan diet seimbang.

Konsultasikan dengan profesional kesehatan mental untuk mendapatkan perawatan yang sesuai dengan tingkat kecemasan Anda.

Dalam menghadapi kecemasan, penting untuk memahami bahwa setiap individu berbeda, dan perawatan yang efektif dapat bervariasi.

Yang terbaik adalah mencari dukungan dari profesional kesehatan mental yang berpengalaman untuk menentukan pendekatan terbaik dalam mengatasi kecemasan Anda.

(MG Rika Pramudya Aksanti)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved