Berita Gunungkidul Hari Ini
Optimalkan Potensi UMKM di Kalurahan Hargosari Gunungkidul Lewat Pemanfaatan SiBakul
Untuk mengoptimalkan UMKM yang ada di Kalurahan Hargosari, Dinas Koperasi dan UKM DIY mendorong UMKM untuk memanfaatkan SiBakul .
Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL- Keberadaan UMKM di Kalurahan Hargosari, Kapanewon Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul , Daerah Istimewa Yogyakarta dinilai memiliki potensi besar.
Pasalnya, wilayah ini memiliki beragam UMKM mulai dari fesyen,kuliner, agrobisnis, maupun kriya.
Sehingga untuk pengoptimalkannya, Dinas Koperasi dan UKM DIY mendorong UMKM untuk memanfaatkan SiBakul .
Parinadya Pati Keistimewaan DIY, Aris Eko Nugroho mengatakan, wilayah Hargosari termasuk kalurahan prima.
Sehingga, sangat diprioritaskan untuk dilakukan pengembangan atas potensi yang dimiliki.
"Sehingga, fasilitasi yang diberikan Diskop UKM DIY sangat signifikan, salah satunya SiBakul ini. Kemudian, dari SiBakul juga ada kegiatan klinik produk,PIRT, halal, NIB, bahkan ongkir gratis memungkinkan. Ini menjadi bagian yang harus dimanfaatkan UMKM terutama di Harogosari," ujarnya dalam keterangannya pada Rabu (6/9/2023).
Baca juga: Pemda DIY Anggarkan Rp 2,5 Miliar Danais Untuk Biayai Ongkir UMKM
Bahkan pada 2023 ini, lanjut dia, sudah ada jelajah SiBakul.
Di mana, pemasaran tidak hanya terkonsentrasi di DIY namun sudah ke luar wilayah.
"Jadi, ini sudah ada fasilitas bagi UMKM untuk mengembangkam produknya. Kuncinya harus konsisten, kualitas, dan kuantitas. Dan yang tak kalah pentingnya legalitas bahwa semua bisa dibantu pemerintah asal kebutuhan sesuai dengan di lapangan," tuturnya.
Sementara itu, Lurah Hargosari Jumeno membenarkan potensi UMKM di wilayahnya sangat besar.
Namun, masih banyak kendala yang ditemui terutama soal produksivitas dan pemasaran.
"Kendala itu beragam seperti UMKM agrobisnisnya, karena wilayah kami termasuk tadah hujan, ini membuat bisnisnya tersendat. Lalu, di UMKM kerajinan juga kendala di masalah bahan yang masih kebanyakan diambil dari luar. Ini perlu menjadi perhatian bersama bagaimana agar bahan itu bisa diambil dari wilayah kita,"ungkapnya.
Melihat kondisi ini, Ketua DPRD DIY Nuryani mengatakan, untuk mengoptimalkan potensi UMKM diperlukan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, salah satunya, lewat pemanfaatan SiBakul.
"Jadi, harus dipadukan. Kita punya potensi kok, kalau sendiri-sendiri belum bisa. Jadi, tinggal bagaimana pemerintah soal pemasaran dan labelnya,"ungkapnya. ( Tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Optimalkan-Potensi-UMKM-di-Kalurahan-Hargosari-Gunungkidul-Lewat-Pemanfaatan-SiBakul.jpg)