Harapan Warga Soal Rencana Pemkab Sleman Bangun TPST Minggir
Lahan yang digunakan untuk TPST Minggir ini memanfaatkan Tanah Kas Desa (TKD) seluas 6.600 meter persegi.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Muhammad Fatoni
Sebagaimana diketahui, TPST wilayah barat direncanakan dibangun di padukuhan Denokan, Kalurahan Sendangsari, Minggir, Kabupaten Sleman.
Proses pembangunan TPST ini dipercepat dengan target operasi tahun depan, seiring mulai dioperasikannya TPST Tamanmartani di wilayah timur.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sleman, Epiphana Kristiyani sebelumnya mengungkapkan anggaran sementara yang disiapkan untuk membangun TPST Minggir kurang dari Rp10 miliar.
"Yang sudah dipastikan (di Minggir) dana kita Rp10 miliar kurang. Itu APBD murni," kata Epiphana.
Pihaknya mengaku masih berupaya mencari tambahan anggaran, agar pembangunan TPST di Minggir segera terwujud.
Jika sudah beroperasi, pengelolaan sampah di TPST Minggir dilakukan dengan sistem zero sampah.
Artinya, sampah yang masuk tidak akan ditumpuk melainkan dikelola dengan cara memisahkannya.
Sampah organik akan diolah menjadi kompos sedangkan sampah residu dikelola dengan sistem pirolisis menjadi Refuse Derived Fuel atau RDF. Ini merupakan hasil pengolahan sampah yang telah dikeringkan.
"Untuk RDF ini kami sudah siap, karena sudah ada offtaker atau pembelinya," kata Epi.
Nantinya, TPST Minggir dirancang dengan tiga modul berkapasitas 80 ton per hari. Hal ini serupa dengan TPST Tamanmartani yang juga memiliki kapasitas 80 ton per hari.
Artinya, jika dua tempat pengelolaan sampah beroperasi sekaligus diharapkan mampu menyelesaikan 160 ton sampah tiap hari di Kabupaten Sleman.
Jumlah tersebut belum cukup ideal untuk menampung seluruh sampah yang dihasilkan di Kabupaten Sleman.
Pasalnya, sampah di Sleman yang dikirim ke TPA Piyungan mencapai 254 ton dengan rincian 173 ton dilayani Pemerintah.
Sedangkan yang dilayani swasta 81 ton. Karena itu, disamping membangun infrastruktur, Kabupaten Sleman juga berupaya menggalakkan gerakan pengurangan dan pemilahan sampah di masyarakat.
Sejauh ini, kata Epiphana, hasilnya cukup menggembirakan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/berita-sleman_20180731_185753.jpg)