Berita Sleman Hari Ini
UGR Jalan Tol Jogja-Solo di Tlogoadi Mulai Dicairkan, Total Rp 75,3 Miliar Telah Dibayarkan
Pembayaran UGR juga mulai dibayarkan di Kalurahan Tlogoadi. Pekan ini, ada 48 pihak yang berhak (PYB) di Kalurahan Tlogoadi yang telah menerima
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Proses pengadaan lahan untuk pembangunan proyek jalan Tol Jogja-Solo di Kabupaten Sleman terus berjalan.
Pembayaran UGR juga mulai dibayarkan di Kalurahan Tlogoadi.
Pekan ini, ada 48 pihak yang berhak (PYB) di Kalurahan Tlogoadi yang telah menerima pembayaran. Sisanya secara bertahap dijadwalkan di bulan September ini.
"Pembayaran lagi, terdekat tanggal 11 September di Tlogoadi," kata Kepala Bidang Pengadaan Tanah dan Pengembangan Kanwil BPN DIY, Margaretha Elya Lim Putraningtyas, Jumat (1/9/2023).
Baca juga: Pecinta Kopi Merapat, Jogja Coffee Week 3 Bergulir di JEC Akhir Pekan Ini
Pembayaran di Kalurahan Tlogoadi, sudah mulai dibayarkan pada Rabu (30/8) untuk 48 pihak yang berhak, dengan jumlah nominal pembayaran senilai Rp 75,3 miliar.
Pembayaran juga telah dilakukan untuk Kalurahan Tirtoadi, tepatnya untuk 11 pihak yang berhak di Padukuhan Simping, dengan jumlah UGR senilai Rp 7,4 miliar.
Di sisi timur, pembebasan lahan juga terus berjalan. Pada Kamis (31/8), telah dibayarkan untuk bidang lahan terdampak di Kalurahan Bokoharjo dan Tirtomartani.
Di Kalurahan Tamanmartani ada 66 dari 73 pihak yang berhak yang telah menerima pembayaran ganti kerugian dengan nilai Rp 72,9 miliar.
Sedangkan di Kalurahan Bokoharjo pembayaran dilakukan untuk 1 pihak yang berhak dengan nominal UGR Rp Rp 514 juta.
Di Bokoharjo ini merupakan pencairan lanjutan setelah awal Maret lalu telah dibebaskan senilai Rp 299 miliar untuk 165 bidang.
Elya mengungkapkan, proses pembebasan lahan jalan tol Jogja Solo ini beriringan dengan proses pengadaan lahan untuk jalan tol Jogja-Bawen seksi 1, yang menghubungkan Junction Sleman hingga Simpang Susun Banyurejo. Menurut dia, pengadaan lahan tambahan jalan tol sepanjang 8,8 kilometer itu, sudah memasuki tahap musyawarah.
Pekan depan, musyawarah rencananya bakal digelar untuk warga terdampak di Margokaton.
"Tanggal 4 sampai dengan September Musyawarah di Margokaton," tuturnya.
Sebagaimana diketahui, jalan tol Jogja-Bawen seksi 1 mengalami review design di seputar Selokan Mataram sehingga mengharuskan ada tambahan lahan 700 bidang atau seluas 18,8 hektare di 7 Kalurahan di Kabupaten Sleman dan 1 desa di Kabupaten Magelang.
Pengadaan lahan tambahan ini terus berjalan.
Puting Beliung Melanda Condongcatur Sleman, Sejumlah Rumah Warga Rusak |
![]() |
---|
Keterangan Polisi soal Kecelakaan Beruntun di Sleman Hari Ini, Kerugian Ditaksir Rp 155 Juta |
![]() |
---|
CERITA Fajarwati yang Kelak Tidak Akan Tidur di Bekas Kandang Sapi Lagi |
![]() |
---|
Sambut Natal, 20 Gereja di Sleman Jadi Prioritas Pengamanan Polisi |
![]() |
---|
Ibu-ibu di Yogyakarta Diajak Cerdas Kelola Keuangan dan Emosional |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.