Arti Pertanda
5 Arti Kucing Mengeong di Tengah Malam, Pertanda Hal Tak Terduga Akan Terjadi?
Jika anda sering begadang atau terjaga pada tengah malam, setidaknya anda pernah mendengar suara kucing yang mengeong.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
Tengah malam juga merupakan jam istirahat dari tuan-tuan kucing tersebut, sehingga tidak ada yang bisa diajak mengobrol dan bersenang-senang bersama.
Ada juga kucing-kucing yang merasa stress dan kesepian karena kehilangan tuannya, yang berarti tuannya sudah meninggal.
Penyebab lain dari rasa kesepian kucing ini adalah karena berpindah tangan kepemilikan dan kurangnya perhatian dari tuan barunya tersebut.
4. Kelaparan
Kucing bisa jadi kelaparan di tengah malam.
Mereka merasa sangat kelaparan namun tidak segera diberi makan oleh tuannya.
Perutnya kosong, dan akan terus-menerus menuntut akan makanannya kepada tuannya.
Akibatnya, kucing tersebut akan terus mengeong karena perutnya kelaparan.
5. Menderita Sindrom Disfungsi Kognitif
Kucing mulai kehilangan fungsi otaknya ketika usianya juga semakin bertambah.
Hal tersebut menyebabkan kucing tersebut jadi memiliki Sindrom Disfungsi Kognitif.
Efek samping dari sindrom ini untuk kucing adalah disorientasi, kegelisahan, agresi, perubahan pola tidur pada kucing, menjadi tidak nafsu makan, dan peningkatan vokalisasi.
Akibatnya, kucing akan menjadi gelisah di tengah malam.
Mereka mengekspresikan rasa gelisah dan kesusahan mereka melalui mengeong dengan suara yang keras.
( MG Salma Nabila Fausta )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Kucing-Mengeong-di-Malam-Hari.jpg)