Rangkuman Pengetahuan Umum
Sekedar atau Sekadar? Ini yang Benar Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia
Mana yang benar, sekedar atau sekadar? Berikut penjelasan KBBI lengkap dengan arti kata sekedar atau sekadar untuk Anda.
Penulis: Alifia Nuralita Rezqiana | Editor: Alifia Nuralita Rezqiana
TRIBUNJOGJA.COM - Banyak orang yang masih salah ketik atau salah tulis saat menyebutkan kata “sekadar”.
Misalnya, ada yang menuliskan kalimat, “Sekedar mengingatkan, besok ada acara senam dan jalan sehat”.
Tahukah Anda, Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) ternyata kata “sekedar” adalah kata yang salah atau tidak baku.
Nah, kata yang benar dan baku menurut KBBI adalah “sekadar”.
Berikut beberapa contoh kalimat yang salah dan kalimat yang benar dalam menggunakan kata “sekadar”.
Contoh penggunaan kata yang SALAH :
1. Sekedar ingin tahu saja, sih. Memang tidak boleh?
2. Sekedar mengingatkan, besok terakhir pengumpulan iuran, ya.
3. Jangan berlebihan, sekedarnya saja, daripada nanti kecewa.
Contoh penggunaan kata yang BENAR :
1. Saya sekadar ingin tahu saja, tidak bermaksud ikut campur.
2. Lebih baik sekadarnya, jangan berlebihan jika tidak ingin kecewa.
3. Sekadar mengingatkan, kepada teman-teman, harap segera mengisi form yang sudah disediakan.
Nah, itulah penjelasan kata yang benar.
Jadi, yang benar adalah “sekadar” bukan “sekedar”, ya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Sekedar-atau-Sekadar-mana-yang-benar.jpg)