Kejuaraan Dunia BWF 2023

Anthony Ginting Absen dari Kejuaraan Dunia BWF 2023, Coach Irwansyah: Masih Berduka

Kabar kembali datang dari pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Anthony S. Ginting, yang akan absen dari Kejuaraan Dunia BWF 2023.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
BADMINTON INDONESIA
Irwansyah, pelatih tunggal putra Indonesia mengabarkan bahwa Anthony Sinisuka Ginting harus absen dari Kejuaraan Dunia BWF 2023 karena masih dalam suasana duka setelah ditinggal ibunya 

TRIBUNJOGJA.COM – Kabar kembali datang dari pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Anthony S. Ginting, yang akan absen dari Kejuaraan Dunia BWF 2023 di Copenhagen, Denmark.

Berita ini dirilis oleh PBSI di media sosial resminya pada Kamis (17/8/2023) lalu.

Informasi ini disampaikan secara langsung oleh pelatih tunggal putra Indonesia, yaitu Irwansyah.

Ginting dikabarkan masih dalam suasana duka setelah ditinggalkan oleh ibunda tercintanya.

Ibunda tercintanya, Lucia Sriati, meninggal pada Rabu (9/8/2023) di Bandung.

Acara pemakaman diadakan pada Sabtu (12/8/2023) yang lalu di Graha Sentosa Memorial Park, Karawang Barat.

Ginting yang seharusnya tampil menghadapi Danylo Bosniuk yang berasal dari Ukraina, kini ia harus mundur dari kompetisi bergengsi tersebut.

“Ginting tidak bisa tampil ke Kejuaraan Dunia karena masih dalam suasana berduka atas berpulangnya mama tercinta,” kata Irwansyah.

Dalam beberapa kompetisi sebelumnya, penampilan Ginting memang kurang fokus.

Beberapa kompetisi tersebut adalah Japan Open 2023 dan Australia Open 2023.

Pada Japan Open 2023, Ginting harus terhenti di babak 32 besar atau babak pertama.

Kemudian pada Korea Open 2023, Ginting dan Jojo kompak untuk mundur dan tidak mengikuti kompetisi tersebut agar bisa fokus ke turnamen selanjutnya.

Untuk turnamen yang baru saja berlangsung, Australia Open 2023, Ginting harus terhenti di babak perempat final setelah dikalahkan oleh Prannoy HS dari India.

Pasalnya, permainan Ginting pada turnamen-turnamen tersebut menjadi tidak fokus karena sang ibu yang sedang berada dalam keadaan kritis.

Hingga seminggu setelah Australia Open 2023, ia harus merelakan ibunya untuk pergi selama-lamanya.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved