Djoko Pekik Meninggal

Djoko Pekik Sempat Terjatuh, Tangan Kirinya Patah

Pelukis kelahiran Grobogan, Purwodadi, Jawa Tengah itu mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta.

Penulis: Hanif Suryo | Editor: Hari Susmayanti
Tribun Jogja/ Ahmad Syarifudin
Djoko Pekik menceritakan kenangannya bersama Batara Lubis, di Galleri Batara Lubis, musium taman Tino sidin, Jumat (16/02/2018) 

"Bapak tidak memaksakan anak-anaknya menjadi pelukis atau seniman, tapi untuk menjadi apapun pasti bapak orang yang selalu suport," kata Nihil.

"Berkecimpung di dunia seni tak lantas harus menjadi seorang pelukis, tapi mengerti tentang dunia seni rupa itu wajib, mengerti dunia yang bapak ada di situ. Itu semua anak-anaknya harus tahu," tambahnya.

Dimakamkan di Giri Sapto

Rencananya, jenazah Djoko Pekik akan dimakamkan di makam seniman Giri Sapto yang terletak di Imogiri, Kabupaten Bantul, Minggu (13/8/2023).

Menurut Nihil, sang ayah sudah mempersiapkan makam ini sejak 2020.

"Makam ini sudah disiapkan bapak sejak 2020, bahkan sudah dibikin relief celeng yang sudah ditempelkan di dinding makam," pungkas Nihil.

Sekadar informasi, Djoko Pekik adalah pelukis Indonesia yang dikenal sebagai pencipta karya seni lukis yang berjudul "Berburu Celeng".

Lukisan yang dibuat pada 1998 ini dianggap sebagai gambaran keadaan pemimpin Indonesia pada era Orde Baru.

Selama berkarier sebagai seniman lukis, Djoko Pekik pernah ditangkap dan dipenjara tanpa diadili oleh aparat pada 1965 karena dianggap berhubungan dengan Lekra, organisasi kebudayaan sayap kiri.

Setelah bebas, ia sempat vakum dan baru kembali menggelar pameran pada sekitar 1990-an.

Masa muda Djoko Pekik lahir di Purwodadi, Jawa Tengah, pada 2 Januari 1937 dari keluarga petani.

Pada awalnya, ia ingin menjadi seorang kepala desa yang memiliki seperangkat gamelan. Namun, berkat bakat melukisnya, ia justru tumbuh menjadi seniman lukis Indonesia yang sangat terkenal.

Pendidikan yang didapatkan Djoko Pekik tidak berjalan lancar. Ia bahkan tidak lulus sekolah dasar.

Namun, semangatnya membuat ia terus belajar dan berkembang dengan meneruskan pendidikan di Akademi Seni Rupa Indonesia (ASRI) di Yogyakarta.

Karier Djoko Pekik

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved